Geprindo Desak Pemerintah Terbitkan Regulasi Ekonomi Pro Pribumi

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Ketimpangan ekonomi antara pengusaha pribumi dan non pribumi bukanlah disebabkan oleh faktor kemampuan akan tetapi faktor regulasi ekonomi. Gerakan Pribumi menilai faktor regulasi yang tidak memihak kepada pengusaha pribumilah yang menjadi sebab utama ketimpangan terjadi.

“Kita boleh teliti bersama persentase pengusaha pribumi yang masih jauh tertinggal dari pengusaha Asing maupun non-pribumi,” ujar Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO), Bastian P. Simanjuntak dalam keterangannya.

Ketimpangan itu, katanya, telah sejak lama terjadi dan semakin parah dimasa pemerintahan saat ini. kita mendesak pemerintah segera menerbitkan kebijakan ekonomi pro pribumi, bukan hanya pusat akan tetapi pemda pun diharapkan dapat bersinergis

Pemerintah tidak boleh menyamakan pengusaha pribumi dan non-pribumi. Harus diakui bahwa pengusaha baru beranjak, ibarat bayi pengusaha pribumi butuh perhatian khusus. Selain asupan Gizi yang cukup agar sehat dan kuat, mereka juga harus dituntun untuk bisa berjalan dengan baik.

“Harus diakui kebanyakan pengusaha pribumi masih baru belajar menjalankan usaha bahkan tanpa mentor maupun guru. Hal itu berbanding terbalik dengan pengusaha non pribumi, sejak kecil sudah dilatih berwirausaha oleh orang tua dan turun temurun,” katanya.

Selain faktor ilmu, lanjutnya, mereka juga didukung aset yang telah ada serta historis transaksi bank yang aktif sehingga bankable dan dengan mudah mendapatkan kredit dari perbankan.

“Fakta ini harus dijadikan pertimbangan pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun paket regulasi ekonomi,” katanya.

Menurutnya, jangan sampai pemerintah seperti pemerintahan kolonial yang memakmurkan VOC dan menjadikan pribumi sebagai pekerja tanpa kemakmuran.

Karenanya, tambah Bastian, Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun serta menerbitkan regulasi ekonomi yang berpihak pada pribumi.

“Tujuan utamanya hanya satu, menjadikan pribumi sebagai tuan rumah dinegeri sendiri,” pungkasnya. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60