Grebek Pitrad Bella, Polres Enggan Berkomentar

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya telah melakukan pengrebekan dan penangkapan kepada Massange (Pitrat) Bella Jalan Manyar Adi III Surabaya, Rabu (26/8/2020), sore hari. Dalam penggrebekan tersebut berhasil mendapatkan dua pemijat (terapis) diduga telah melakukan tindak asusila dengan tamunya.

Mereka langsung diamankan bersama pengelola/pemilik Massange Bella berinisial mama IN digelandang ke Mapolrestabes Surabaya.

Read More

banner 300250

Penangkapan kepada dua terapis dan pengelola tersebut dibenarkan oleh Sugik selaku Hansip atau penjaga kampung. Selain itu pihak internal unit PPA juga membenarkan adanya pengrebekan Massange Bella yang telah dilakukan.

“Iya saya baru tahu kalau pijat itu digrebeg, karena masih sore hari kenapa kok sudah tutup dan juga pada ke esokan harinya saat saya masuk siang kok juga gak buka, belum pernah seperti itu,” kata Sugik ditemui di siskamling, Sabtu (29/8/2020).

Sugik memgetahui adanya penangkapan tersebut karena letak Massange Bella yang berhadapan dengan pos Hansip. Selain itu status dari tempat usaha tersebut masih rumah tangga dan belum terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dengan wujud perizinan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Setelah penangkapan pada Kamis (27/8/2020) dan Jumat (28/8/2020), mencoba konfirmasi kepada IPTU Fauzi Pratama Kanit PPA Satreskrim Polretabes Surabaya. Namun saat dikonfirmasi melalui whats App pihaknya memilih tidak memberikan keterangan.

Selain itu Selama pemeriksaan 24 jam yang dilakukan kepada Massage Bella, akhirnya pihak unit PPA Polrestabes Surabaya melepaskan para terapis dan pengelolah pada Kamis (27/8/2020) sore.

Dengan pelepasan yang diberikan oleh unit PPA, sekarang ini malah membuat kasak kusuk di dalam Polrestabes. LN- Alam

banner 300x250

Related posts

banner 468x60