Gus Hasan: Pernyataan Gus Yaqut Hanya untuk Memotivasi Santri, Tak Usah Diperpanjang

Gravatar Image
  • Whatsapp
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Tinggarjaya, Banyumas, Jawa Tengah, KH. Maulana Hasan M.Pd

Jakarta, LiraNews – Salah satu Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Tinggarjaya, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, KH. Maulana Hasan M.Pd mengajak semua pihak untuk tidak membesar-besarkan polemik seputar pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) bahwa Kemenag adalah hadiah negara kepada Nahdhatul Ulama (NU).

Terlebih, Gus Yaqut telah memberikan klarifikasi bahwa pernyataan itu hanya untuk konsumsi internal dan bertujuan untuk memotivasi para santri dan kalangan pesantren.

Read More
banner 300250

“Sebenarnya apa yang disampaikan ketika sudah dipertegas bahwa itu koridornya hanya untuk internal warga NU, (yang tujuannya) memberikan motivasi pada santri-santri itu sah-sah saja,” kata KH. Maulana Hasan MPd atau yang akrab disapa Gus Hasan kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

Setelah ada klarifikasi tersebut, Gus Hasan pun mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak membuat suasana menjadi panas.

Gus Hasan memandang, Kemenag di era Gus Yaqut telah hadir dan memberi ruang untuk semua golongan dan agama. Jadi, bukan hanya diperuntukan untuk NU saja.

“Kenyataan di lapangan, masa kementerian Gus Yaqut di Kemenag ini kan tetap memberikan porsi yang sewajarnya kepada seluruh agama,” tegas Gus Hasan.

“Kementerian Agama di masa Gus Yaqut bukan hanya memperhatikan NU dan Muhammadiyah saja. Tetapi seluruh agama berada dalam kordinasi dan komando kemenag tetap diberi ruang dan porsi dan juga diberi jabatan sesuai dengan tupoksi undang-undang yang ada,” lanjut Gus Hasan.

Dengan kenyataan itu, Gus Hasan menilai pernyataan Gus Yaqut tak perlu diperpanjang dan jangan dibumbui menjadi polemik berlebihan.

“Menurut saya polemik ini tidak perlu diperpanjang, berlebihan apalagi seperti saling menyerang itu tidak baik. Bagaimana pun negara ini harus memberikan nyaman kepada seluruh warganya juga mengayomi terhadap seluruh lapisan masyarakat. Baik agama islam maupun agama yang lain yang sah di negara ini,” sambung Gus Hasan.

Related posts