Habib Rizieq Di Vonis 5 Bulan Penjara dan Denda Rp20 Juta Kasus Kerumunan Massa

  • Whatsapp
banner 468x60

 

Jakarta, LiraNews – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menjatuhkan hukuman kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) 5 bulan penjara, terkait kasus kerumunan massa di Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 13 November 2020 lalu.

Read More

banner 300250

“Mengadili, menyatakan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah,” ujar Hakim Ketua Suparman Nyompa saat membacakan surat putusan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021), Kamis (27/5/2021).

Selain itu, PN Jakarta Timur memvonis HRS denda Rp 20 juta. Jika tidak dibayar, akan dihukum pidana penjara lima bulan.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta Habib Rizieq Shihab divonis 10 bulan penjara, dalam kasus kerumunan di Megamendung. Jaksa juga menuntut Habib Rizieq dengan pidana penjara 10 bulan dan denda Rp 50.000.000.

“Menjatuhkan pidana denda sejumlah Rp 20 juta, dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti pidana kurungan 5 bulan,” ujar

HRS dinyatakan bersalah dengan melanggar pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, tiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Majelis hakim menuturkan, kerumunan di Megamendung beberapa waktu lalu terbukti memenuhi unsur menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Dimana unsur tersebut dianggap terpenuhi karena ada pelanggaran protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Majelis hakim berpendapat telah terjadi suatu tindak pidana dalam peristiwa tersebut.” sebut Hakim.

Sementara itu, Habib Rizieq tetap berkukuh menyelenggarakan kegiatan di pondok pesantren di Megamendung pada 13 November 2020 dan secara sengaja memberitahukan kedatangannya kepada publik.

Adapun, hal yang memberatkan Habib Rizieq dalam pandangan hakim adalah ia tidak membantu program pencegahan Covid-19 yang sedang dilakukan pemerintah.

Sementara hal yang meringankan yakni Habib Rizieq merupakan tokoh agama yang dikagumi umat sehingga diharapkan bisa melakukan edukasi untuk dicontoh masyarakat.

Habib Rizieq dkk diyakini bersalah melanggar pasal berlapis dalam kasus Megamendung, yakni:
1. Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan, atau
2. Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, atau
3. Pasal 216 ayat (1) KUHP. LN-TIM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60