Hanya Dua Cara Stop Corona, Nasim Khan: Semua Tak Bersahabat Secara Ekonomi

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Kepala Kelompok Fraksi (Kapoksi) F-PKB di Komisi VI DPR RI Nasim Khan mendorong pemerintah mengambil opsi isolasi wilayah (lockdown) internasional untuk mengerem tersebarnya COVID-19 atau Viris Corona.

Nasih mengaku risau, jika kebijakan tegas tak diambil, maka pandemi COVID-19 bisa merajalela dan nyawa rakyat bisa melayang sia-sia.

Read More

banner 300250

“Segala komplain disimpan dulu deh, kurangin nyawa melayang sia-sia dulu saja! Selamatkan nyawa rakyat dulu,” ungkap Nasim Khan.

Anggota DPR dari Dapil Jatim 3 (Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo) ini menegaskan, hanya ada dua cara untuk memotong rantai penyebaran Pandemi COVID-19 atau Virus Corona.

“Pertama cara cepat berupa lockdown keluar masuk international, dan isolasi penuh. Kedua dengan cara konvensional, slowdown, social distancing,” paparnya.

Kata Nasim, salah satu dari dua cara ini harus diambil dan kedua cara ini tak ada yang bersahabat dengan ekonomi.

Karena itu, ia mengingatkan dalam kondisi bahaya virus corona seperti sekarang ini, tidak elok jika memikirkan kondisi ekonomi.

“Kedua cara memotong rantai COVID-19 itu tidak ada yg bersahabat dgn ekonomi, kecuali industri (alkes) terkait,” ungkap Nasim.

“Sekarang semua orang khawatir ini khawatir itu. Gak ada yg ngomong khawatir nyawanya,” tuntas Nasim Khan.

Hingga saat ini, sudah ada 309 kasus positif terinfeksi virus corona di Indonesia. 25 orang meninggal dan ada 15 kasus sembuh.

“Angka ini dinamis dan setiap saat bisa bertambah,” ujar juru bicara pemerintah Indonesia untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60