Harga Tanah Kian Mahal, Presiden Jokowi Salahkan Pemerintah

  • Whatsapp
banner 468x60

Banten, LiraNews.com – Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mengalami kesulitan untuk membeli tempat tinggal karena harga yang semakin tidak terjangkau. Kian mahalnya persoalan harga tanah disesalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Di kawasan perkotaan harga tanah melambung tinggi. Ini kesalahan pemerintah kenapa dari dulu tidak punya bank tanah sehingga harga tanah di Jakarta (mencapai) Rp200 juta-250 juta per meter persegi,”  ujar Jokowi di Urban Town Loftvilles Jalan Raya Bukit Sarua, Kelurahan Sarua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).

Pemerintah, katanya, harusnya memiliki bank tanah untuk mengantisipasi mahalnya harga tanah dan kepemilikan tanah yang dikuasai oleh swasta.

Menurutnya, jika dulu pemerintah memiliki 30% bank tanah di Jakarta, membangun rusunami (rumah susun sederhana milik), rumah tapak akan sangat mudah.

“Tapi sudah lah itu sudah terjadi,” kata mantan walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi juga prihatin lantaran banyak pekerja industri yang mesti tinggal jauh dari tempat kerjasanya. Untuk kelokasi kerja, mereka perlu tranportasi, biaya tranportasi bertambah.

“Ini yang saya lihat sekarang ini, kejadian seperti itu di lokasi rumah tinggal dengan tempat kerja jauh, sehingga habiskan biaya transportasi,” pungkasnya. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60