Hidayat: Sudah Fitrahnya Umat Islam Jaga Nkri

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Surabaya, LiraNews.com – Komitmen umat Islam untuk terus menjaga NKRI ini memang sudah fitrahnya umat Islam. Bahkan, di Surabaya terjadi peristiwa heroik melawan penjajah Belanda.

Lalu dengan fafwanya KH. Hasyim Azhari yang dikenal dengan Resolusi Jihad, 22 Oktober 1945, yang kemudian menghadirkan peristiwa bersejarah 10 November.

“Jadi, memang fitrahnya umat Islam menjaga NKRI, menjaga kedaulatan Indonesia, dan kemerdekaan Indonesia,” ujar Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di Surabaya, semalam.

Tapi, lanjutnya, fitrah semacam ini harus dipahami betul oleh umat Islam sehingga umat Islam tidak memusuhi Indonesia. Juga jangan sampai umat Islam dijadikan kambing hitam untuk dimusuhi, diadu domba, dan dikriminalisasi.

“Karena kalau bicara tentang NKRI, tentang Indonesia, di situ ada peran umat Islam yang sangat luar biasa,” kata Hidayat.

Oleh karena itu, Hidayat berharap, hendaknya betul-betul kembali pada prinsip negara hukum, tidak ada yang dikriminalisasi dan tidak ada yang melakukan tindakan yang tidak adil.

Karena, menurutnya, ada yang ingin mengkotakkan-kotakkan, seolah-olah kalau pro Islam tidak pro NKRI atau kalau pro Islam, pro 212 seolah-olah membahayakan Pancasila.

“Sangat mungkin mereka ini punya agenda yang tidak suka Indonesia maju, kuat, atau tidak suka kalau umat Islam bersama pemerintah. Mereka ingin terjadinya pelemahan, supaya Indonesia kembali terjajah,” katanya.

Untuk itu, Hidayat mengingatkan jangan sampai terjebak pada skenario adu domba antara umat beragama dengan pemerintah, antara umat beragama dengan TNI, atau antara TNI dengan umat beragama.

“Maka perlu ditegaskan kembali bahwa citra umat Islam adalah menyepakati hadirnya Pancasila, menyepakati NKRI, dan menyelamatkan Proklamasi Indonesia dan fitrah ini penting dipahami umat Islam,” pungkasnya. LN-IRD

 

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Fri Aug 4 , 2017
LiraNews.Com