HKN ke-55 NTB, PT Kimia Farma Bertekad Jadi Pelopor Indonesia Sehat

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jakarta, LiraNews – Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Healthcare Company, Kimia Farma bertekad untuk ikut serta dan turut andil dalam menyehatkan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 ini, PT Kimia Farma (Persero) Tbk diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berperilaku hidup bersih dan sehat, membantu mendeteksi dini penyakit menular dan kesehatan lingkungan di Desa Gili Gede Indah, Lombok Barat.” tutur Direktur Umum & Human Capital PT Kimia Farma (Persero) Tbk, Dharma Syahputra pada pembukaan peringatan Hari Kesehatan Nasional Nusa Tenggara Barat, Minggu (17/11/2019).

Sebelumnya di Nusa Tenggara Barat, Kimia Farma juga telah meresmikan Klinik Apung Kimia Farma yang dapat menjangkau tujuh wilayah atau melayani 900 Kepala Keluarga (KK) dengan area Telaga Lupi, Teluk Gok, Gili Nanggu, Gili Gede, Gili Asahan, Bangko-Bangko, dan Geresak. “Kami tak hanya membidik kampung nelayan, Klinik Apung Kimia Farma juga menyasar daerah yang sedang dikembangkan potensi wisatanya,” harapan kedepan pola hidup seperti yang dikampanyekan pemerintah melalui Kemenkes RI dengan memprioritaskan promotive – preventif. ungkap Dharma optimis Kimia Farma mampu menjadi pelopor kesehatan dan semakin menggalakkan serta melembagakan Gerakan Hidup Sehat (GERMAS).

Sekretaris Jenderal Pegiat Anti Narkoba Indonesia (PANI) Ir. H. Arse Pane mendukung langkah mulia Kimia Farma tersebut. Selain sebagai agen pembangunan, Kimia Farma secara konsisten hadir untuk negeri sebagai agen sosial. Berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan gencar dilakukan untuk membantu pemerintah mewujudkan Indonesia Sehat. Salah satunya dengan cara membangun Klinik Apung yang bekerjasama dengan Dompet Dhuafa dan Rumah Cerdas NTB.

Perlu diketahui, PT Kimia Farma (Persero) Tbk adalah BUMN Farmasi terbesar di Indonesia dengan layanan Healthcare dari hulu ke hilir yang meliputi Research & Development, Pabrik Bahan Baku Obat, Pabrik Obat, Marketing, Bisnis Internasional, Trading & Distribution, Layanan Apotek, Diagnostik, dan Klinik Kesehatan. Perseroan saat ini memiliki anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu PT Kimia Farma Apotek (ritel kesehatan), PT Kimia Farma Trading & Distribution (trading & distribution), PT Sinkona Indonesia Lestari (manufaktur kina dan turunannya), PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (manufaktur bahan baku obat), Kimia Farma Dawaa Co., Ltd (ritel kesehatan & wholesale di Arab Saudi), dan PT Phapros Tbk. LN-RED

Mon Nov 18 , 2019
Jakarta, LiraNews – Penyidik Direktorat Reserse Narkoba, Polda Metro Jaya (PMJ) melakukan kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba jenis ekstasi sebanyak 4170 butir dan sabu seberat 589 gram. Menurut Perwira Unit (Panit) Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba PMJ, Iptu Fahmi Fiandri, narkoba yang dimusnahkan adalah milik tersangka Sahrul Gunawan. Sedangkan, pemusnahan […]