Hmi Desak Pelaku Korupsi E-Ktp Dihukum Mati

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendesak para pelaku korupsi terkait pengadaan proyek e-KTP dihukum mati, sebagaimana diatur dalam UU No 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

“Masyarakat Indonesia agar melakukan perlawanan secara masif kepada pemerintah dengan cara apa pun,” ujar Wasekjen PTKP PB HMI Agus Harta dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/3/2017).

Perlawanan masif tersebut, katanya, dengan cara menggelar diskusi-diskusi di tiap-tiap kampus, memberikan sikap dan pernyataan di media-media sosial hingga menggelar aksi demonstrasi di setiap kota masing-masing.

Menurutnya, perkara korupsi e-KTP ini bukan perkara kecil, karena ada deretan nama-nama besar yang terlibat di dalamnya.

“Maka dengan berbagai cara kasus ini harus kita keroyok dan kepung. Sebab para koruptor-koruptor e-KTP adalah penjahat kelas Kakap di negeri kita,” tandasnya.

Sidang kasus korupsi terkait pengadaan proyek e-KTP kembali akan di gelar hari ini, Kamis (16/3/2017). Dalam persidangant tersebut Jaksa KPK berencana memanggil 8 saksi untuk diperiksa.

Sidang dugaan kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP akan kembali digelar pada Kamis (16/3/2017) besok. Jaksa KPK berencana memanggil 8 saksi untuk diperiksa dalam persidangan tersebut.

Sayangnya, Kabiro Humas KPK Febri Diansya enggan membeberkan nama-nama saksi yang akan dihadirkan. Dia hanya mengatakan, ada nama-nama dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ada pihak dari Kemendagri yang direncanakan akan dihadirkan,” kata Febri.

Dalam perkara itu, KPK menyebut 2 terdakwa, yaitu Irman dan Sugiharto, melakukan korupsi bersama-sama dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku penyedia barang dan jasa pada Kemendagri, Isnu Edhi Wijaya selaku Ketua Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia atau PNRI.

Serta Diah Anggraeni selaku Sekretaris Jenderal Kemendagri, Setya Novanto selaku Ketua Fraksi Partai Golkar, dan Drajat Wisnu Setyawan selaku ketua panitia pengadaan barang dan jasa di lingkungan Ditjen Dukcapil tahun 2011. LN-MHS

banner 300x250

Related posts

banner 468x60