Ibu Presiden Jokowi Wafat, ARJ: Indonesia Kehilangan Ibu Penyantun

Jakarta, LiraNews – Kabar duka muncul atas meninggalnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/3/2020) pukul 16.45 WIB.

Banyak yang tak kuasa menahan pilu, termasuk Penanggungjawab Tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), R Haidar Alwi.

“Innaalillaahi wa innaailaihi roodji’un. Kita kehilangan seorang ibu. Bukan hanya ibu bagi anak-anaknya tapi juga ibu bagi bangsa Indonesia,” ujar Haidar Alwi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/3/2020).

Haidar mengenal almarhumah Ibu Sudjiatmi sebagai sosok yang sederhana, dan telah melahirkan seorang pemimpin besar sekelas Presiden Jokowi.

“Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin,” lanjut Haidar.

Ia berharap agar keluarga yang ditinggalkan, terutama Presiden Jokowi diberikan ketabahan dan kekuatan luar biasa dalam menerima musibah tersebut.

Apalagi di saat yang bersamaan Jokowi sedang berjibaku melawan Pandemi Virus Corona Baru (Covid-19) yang mengancam jutaaan rakyat Indonesia.

“Sudah pasti ini sebuah pukulan telak bagi beliau yang sedang berjuang untuk bangsa dan negara. Siapapun dalam posisi seperti ini tidak akan kuat. Tapi saya yakin Presiden Jokowi adalah pemimpin yang keteguhan hati dan mentalnya sudah sangat teruji. Tugas kita adalah mendukungnya, bersama-sama memberikan semangat kepada beliau,” tutur Haidar.

Haidar Alwi merupakan Penanggungjawab Tunggal ARJ yang membawahi ratusan relawan pemenangan Jokowi-KH Maruf Amin saat Pilpres 2019. Ia pun cukup kenal dengan Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo.

Bahkan saat acara syukuran sekaligus santunan anak yatim-piatu dan dhuafa yang digagas ARJ di Solo pada Selasa (27/8/2019) juga dihadiri langsung oleh Ibunda Presiden Jokowi yang didampingi puteri ke-duanya, Iit Sriyantini.

“Saat itu saya duduk persis di sebelah beliau. Kami sempat mengobrol seputar generasi muda sebagai penerus bangsa ini ke depannya,” tutur Haidar.

“Rupanya kepedulian beliau akan hal ini tinggi sekali. Bahkan, almarhumah juga berpartisipasi memberikan santunan bagi 250 anak yatim-piatu yang berprestasi. Insya Allah, surga bagi beliau,” pungkas R Haidar Alwi.