Ikaril Pertanyakan Status Kh Dan Dr Yang Disemat Ishomuddin

  • Whatsapp
banner 468x60

Bandar Lampung, LiraNews.com – Sejumlah pihak terganggu dengan pernyataan Ahmad Ishomuddin, dosen IAIN Radin Intan II yang menyatakan Alquran sudah tidak relevan lagi saat ini. Pernyataan itu disampaikan Ishomuddin saat menjadi saki sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa lalu (21/3/2017).

“Pernyataan tersebut sangat memalukan almamater dan masyarakat di Lampung,” ujar Sekretaris Umum Ikatan Keluarga Alumi Insititut Agama Islam Raden Intan II (Ikaril), Heri Ch Burmelli kepada media di Bandar Lampung, Kamis (23/3/2017).

Kredibilitas Ishomuddin sebagai saksi ahli agama pada sidang tersebut, katanya, tidak relevan karena status KH (Kiai Haji) dan gelar doktor yang disematnya itu bodong. Heri mengaku telah berkomunikasi dengan Ishomuddin terkait pernyataannya tersebut.

“Beliau itu belum haji dan juga belum doktor. Jadi kenapa saya  bilang dia itu bodong,” katanya.

Rencananya, pada Jumat (24/3/2017), umat Islam dan organisasi massa Islam akan berunjuk rasa damai di Bundarang Tugu Adipura, Bandar Lampung. Mereka tersinggung atas ucapan Ishomuddin. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60