Ini Daftar Harta Kekayaan Lima Pimpinan DPR Periode 2019-2024

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jakarta, LiraNews – Rapat Paripurna, Selasa (1/10/2019) kemarin, telah menetapkan lima pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024. Puan Maharani ditetapkan sebagai Ketua DPR, sementara Wakil Ketua DPR RI dijabat oleh Aziz Syamsudin (Golkar), Sufmi Dasco Ahmad (Gerindra), Rahmat Gobel (NasDem), dan Muhaimin Iskandar (PKB).

Berikut daftar kekayaan tiga dari lima pimpinan DPR berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

Puan Maharani

Puan Maharani

Dalam laman elhkpn.kpk.go.id, Puan Maharani  Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), memiliki total kekayaan mencapai Rp 363.790.695.900.  Putri Megawati Soekarnoputri itu melaporkan harta kekayaannya terakhir kali kepada KPK pada 20 Maret 2018 lalu.  Saat itu, Puan masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Dari laporan tersebut diketahui, Puan Maharani memiliki 74 bidang tanah terdiri atas harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 148.864.872.900.  Sebanyak 74 bidang tanah itu tersebar di berbagai wilayah seperti Jakarta Selatan, Denpasar, Jakarta Pusat, Bogor, Depok. Tanah dan bangunan miliknya terbanyak berada di Bali, seperti di Gianyar, Tabanan, Badung, Denpasar, dan Klungkung.

Sementara harga bergerak yang dimiliki Puan tercatat  7 mobil dan tiga motor dari berbagai merek dengan total senilai Rp 1.530.000.000. Sebut saja VW Beetle Sedan, Toyota Land Cruiser Jeep, Harley Davidson, Mercedes Benz, hingga Daihatsu Taruna.

Dengan rincian mobil VW Beetle tahun 2000, Toyota Land Cruiser 2008, motor Harley Davidson tahun 2003, dan dua unit motor Harley Davidson tahun 2002. Selain itu, mobil VW Karman Ghian tahun 1961, serta tiga Mercedes Benz, yakni tahun 1969, 1976 dan 1982.

Puan Maharani juga masih memiliki harta bergerak lainnya dengan total Rp 5 miliar, surat berharga Rp 208.539.227.290, serta kas dan setara kas senilai Rp 49.556.710.684. Namun, politisi PDIP itu memiliki utang sebesar Rp 49.700.114.974, sehingga total kekayaan Puan tercatat sebesar Rp363,79 miliar.

Aziz Syamsuddin

Aziz Syamsuddin

Masih dari laman yang sama, Aziz Syamsuddin, Wakil Ketua DPR dari Golkar total harta kekayaan yang dimilikinya tercatat sebesar Rp 95.061.154.723. Terdiri atas harta bergerak dan tidak bergerak. Rinciannya, Aziz Syamsuddin memiliki harta tidak bergerak berupa tujuh bidang dan bangunan senilai Rp 89.492.201.000. Tanah milik Aziz Syamsuddin tersebar di Jakarta Selatan dan Bandar Lampung.

Politisi Golkar itu terakhir melaporkan kekayaannya pada 29 Maret 2019 atau saat masih menjabat sebagai anggota DPR.

Selain itu, Aziz Syamsuddin masih memiliki tiga mobil dan dua motor senilai Rp 1.947.000.000. Terdiri atas mobil Toyota Land Cruiser, Toyota Kijang Innova dan Toyota Alphard. Sementara itu, Aziz memiliki dua motor yaitu Harley Davidson dan Honda Beat.

Politisi berusia 49 tahun itu masih memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 235,5 juta serta kas dan setara kas Rp 3.790.721.723. Tapi, Aziz memiliki utang sebesar Rp 404.268.000.

Sufmi Dasco Ahmad

Sufmi Dasco Ahmad

Berdasarkan LHKPN miliknya yang terakhir dilaporkan pada 24 Mei 2019, Wakil Ketua DPR dari Partai Gerindra itu memiliki harta Rp 32.196.441.418.  Harta kekayaan Wakil Ketua Umum Gerindra itu  terdiri atas harta bergerak dan tak bergerak yang terbagi menjadi tanah, kendaraan, hingga surat berharga.

Diketahui, harta tak bergerak  yang dimiliki Dasco terdiri atas tujuh tanah dan bangunan yang tersebar di Tangerang dan Jakarta Pusat senilai Rp 19.298.278.000.

Sementara harta bergerak yang dimiliki Dasco terdiri tiga mobil merek Toyota Vellfire, BMW, dan Mercedez Benz yang masing-masing harganya di atas Rp 1 miliar!

Harta bergerak lain yang dimiliki Dasco senilai Rp 294.239.900. Selain itu, dia juga memiliki surat berharga Rp 600 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 8.503.673.518.

Dari laporan harta kekayaan itu, pria yang dikenal sebagai pebisnis ini tidak memiliki utang sama sekali.

Rachmat Gobel

Rachmat Gobel

Dari hasil penelusuran di situs elhkpn.kpk.go.id, tidak ditemukan laporan harta kekayaan Rachmat Gobel. Namun dari sejumlah laporan, Rachmat Gobel masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia versi Global Asia per 2018.

Politisi NasDem itu ada di urutan ke-119 dari daftar 150 orang terkaya. Lewat perusahaan bisnisnya Gobel International, Rachmat Gobel memiliki kekayaan 260 juta dolar AS atau setara Rp 3,690 triliun.

Pengusaha sukses yang menjadi pimpinan DPR ini melaporkan harta kekayaannya pada 27 Mei 2019. Total harta kekayaan Rachmat Gobel mencapai Rp418,98 miliar, yang terdiri atas harta bergerak dan tidak bergerak.

Total harta tidak bergerak, berupa tanah dan bangunan mencapai Rp155,18 miliar yang tersebar di Jakarta hingga Melbourne, Australia.

Sedangkan harta bergeraknya sebesar Rp40,99 miliar dan mobil Toyota Century tahun 2007 senilai Rp800 juta. Dia juga punya surat berharga Rp225,76 miliar, kas dan setara kas Rp131,9 miliar dan harta lainnya Rp63,65 miliar.

Total kekayaannya Rp618,3 miliar, namun dia punya utang Rp199,3 miliar. Dengan demikian, total harta kekayaannya sebesar Rp418,98 miliar.

Muhaimin Iskandar dan istri

Muhaimin Iskandar

Berdasarkan laporan terakhir harta kekayaannya ke KPK pada 30 Maret 2019, Politisi PKB itu memiliki harta kekayaan sebesar Rp 14.438.668.348.

Terdiri atas harta bergerak dan tidak bergerak. Harta tidak bergeraknya yang terdiri atas lima tanah dan bangunan di Jakarta Selatan. Total tanah dan bangunan yang dimiliki Cak Imin senilai Rp 12.386.000.000.

Selain itu, Cak Imin juga memiliki harta bergerak berjumlah Rp980 juta,  terdiri tiga mobil merek Volvo, Mercedez Benz, Toyota Alphard, serta satu motor Piaggio.

Cak Imin masih memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 95 juta serta kas dan setara kas  senilai Rp 977.668.348.

Dalam laporan tersebut, Cak Imin sama sekali tidak memiliki utang. LN-AZA

Thu Oct 3 , 2019
Jambi, LiraNews – Janji tinggalah janji, sumpah pun tinggalkan sampah, umpatan dan sumpah serapah inilah yang patut kita diberikan  terhadap wajah para wakil rakyat, yang lagi lagi mempertontonkan ala dagelan politik,   yang tidak pernah mau dikritik. Gaji tinggi, fasilitas mewah tetapi tidak pernah diiringi prestasi dan kwalitas sesuai harapan rakyat. […]