Ini Penyebab Warga Usir Djarot Usai Shalat Jumã¢Â‚¬Â„¢At

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNewsi.com – Penolakan warga Kampung Melayu atas kedatangan calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat usai shalat Jumat di Masjid Al-Atiq, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat lalu (14/4/2017) karena terkesan sembunyi-bunyi dan ingin memprovokasi kemarahan warga.

Menurut salah seorang ketua RT, Romdhoni, warga menolak kedatangannya karena dianggap hanya ingin memprovokasi kemarahan di wilayah yang dikenal sebagai basis ulama tersebut.

“Hal ini terlihat kedatangannya ingin memancing atau memprovokasi ktia dengan datang secara diam-diam,” ujar Romdhoni kepada wartawan.

Hal senada dikatakan pengurus DKM Masjid Al Atiq, Andhika Irhamy, kedatangan Djarot tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan pihaknya dan pengurus RT dan RW setempat.

“Silahkan saja jika ingin shalat Jumat, tapi kami tolak jika mau kampanye dengan membawa timses dan wartawan,” katanya.

Selama ini, terang Andhika, pihak masjid selalu menghormati kedatangan tamu dan menjamu mereka dengan baik.

Akan tetapi jika kehadirannya tanpa pemberitahuan dan terkesan sembunyi-sembunyi, apalagi berstatus cawagub yang mendampingi cagub penista agama, maka pengurus DKM menolaknya.

“Wilayah dan masjid kami harus bersih dari orang-orang munafik,” tegas Andhika. LN-JMP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60