Ipw: Polisi Jangan Arogan Amankan Sidang Ahok

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Indonesia Police Watch meminta jajaran kepolisian tidak mengedepankan arogansi dalam melakukan pengamanan sidang kasus penistaaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Jajaran kepolisian harus mengedepankan sikap persuasif dalam melakukan pengamanan sidang vonis Ahok,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangannya yang diterima redaksi, Selasa (9/5/2017).

Sehingga, katanya, publik bisa merasakan jajaran Polri benar-benar profesional, proporsional dan independen dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Apalagi selama prosee Pilgub Jakarta energi Polri seakan terkuras habis, bahkan terkadang tindakan aparatur di lapangan terlalu berlebihan.

Akibatnya, muncul kesan seolah-olah jajaran kepolisian tidak independen dan memihak. Contohnya, tuduhan makar terhadap sejumlah tokoh nasionalis (Rahmawati cs) dan sejumlah tokoh Islam.

“Hingga kini Polri tak kunjung mampu membuktikan tuduhannya karena BAP kasusnya tak kunjung dilimpahkan ke kejaksaan,” katanya.

Ke depan, lanjutnya,  jajaran Polri perlu belajar dari kasus Pilgub Jakarta ke depan terutama di 2018 akan ada Pilgub Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dll yang tak kalah riuh.

Jajaran Polri perlu mengedepankan dialog dengan sejumlah tokoh nasionalis maupun agama. Tujuannya agar kegaduhan selama proses Pilgub Jakarta tidak pindah atau bergeser ke daerah lain.

“Sehingga kegaduhan dan ketegangan yang bernuansa memecah belah NKRI dengan isu isu agama bisa diminimalisir,” pungkasnya. LN-JMP

 

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60