Irjen Nico Afinta Dipercaya Jadi Kapolda Jawa Timur

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews –  Dikalangan Kepolisian siapa yang tidak kenal dengan Irjen Nico Afinta mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3222/XI/KEP./2020 tertanggal 16 November 2020 dipercaya pimpinan Polri sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen M Fadil Imran yang digeser menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana.

Tidaklah salah, Kapolri Jenderal Idham Azis menujuk lelaki kelahiran Surabaya, 30 April 1971 ini dianggap mampu cepat beradaltasi dengan warga Jawa Timur.

Pasalnya, Nico yang memiliki background dibidang reserse ini memiliki hubungan emosional dengan warga ujung Pulau Jawa Ini.

Hal ini terlihat kepiawaian suami darl dr Yuliana Tarully Sitompul sewaktu menjabat Kapolda Kalsel terbilang dekat dengan alim ulama.

Meski baru menjabat 6 bukan Nico telah berhasil ungkap tiga kuintal sabu-sabu asal Malaysia pada 6 Agustus 2020 lalu.

Tentunya, hal ini bukan pengungkapan kasus sembarangan ditengah Indonesia menjadi pangsa pasar para bandar narkoba. Nicopun diberikan penghargaan dariGubernur Kalimantan Selatan dan Ketua DPRD Kalsel.

Sebelum menjadi insan Bhayangkara Nico sempat bersekolah formal yaitu pendidikan
SD IN VII Surabaya (1983), SMPN 1 Surabaya (1986), SMAN 2 Surabaya (1989).Kemudian, Nico memasuki pendidikan Akademi Kepolisian (AKPOL) 1992, S1 PTIK (2001), Sespim Polri (2006), S2 Fakultas Hukum Universitas Padjajatan (Unpad) Bandung (2010), S3 Fakultas Hukum Unpad Bandung (2016) dan Sespimti Polri (2016).

Selain itu, jabatan Nico di Kepolisian pernah menjabat Pamapta Poltabes Semarang (1993), Kanit Poltabes Semarang (1994), Danton Taruna Akpol (1996). Kemudian, Danki Taruna Akpol (1997), UN IPTF Pas PBB XIV Bosnia Herzegovina (1997-1998), Kapolsek Metro Ciputat Polres Jakarta Selatan (2000).

Karenan kemahirannya, karier Nico pun terus menanjak dan jabatan lain yaitu Kanit Ekonomi Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Tengah (2003), Wakasat Reskrim Polwiltabes Semarang (2004), Kepala Unit Sumdaling Ditkrimsus Polda Metro Jaya (2006), Kepala Subdit V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2006), Kepala Subdit III Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2008) dan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2011).

Kapolrestabes Medan (2013), Kabagbindik Sespimma Sespim Polri Lemdikpol (2016), Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2016)/Lulus Pendidikan Sespati, Dirresnarkoba Polda Metro Jaya (2016), Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2017), Karobinopsnal Bareskrim Polri (2018), Dirtipidum Bareskrim Polri (2019), Sahlisospol Kapolri (2019) dan Kapolda Kalimantan Selatan (2020). LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60