Janda tua Dengan Anak Tunanetra Dalam Pantauan LSM LIRA Kabupaten Probolinggo

  • Whatsapp
banner 468x60

Probolinggo, LiraNews – Ditengah pendemi Covid 19 ini LSM LIRA kabupaten Probolinggo tak menyurutkan semangat untuk terus berbuat, melihat dan membantu masyarakat sekitar.

Dewan Pimpinan Daerah DPD LSM LIRA kabupaten Probolinggo yang dipimpin oleh Samsudin. SH, mengimbau untuk seluruh Camat LSM LIRA dan seluruh anggota LSM LIRA yang berada di wilayah kabupaten Probolinggo untuk terus membantu masyarakat sekitar.

Sabtu (26/9) Camat LSM LIRA Maron H.Abdullah bersama tim Tagana, Dinsos kabupaten Probolinggo serta Pemuda Lacor Family, sekitar pukul 16.00 WIB meninjau langsung ke rumah seorang janda yang bernama Ibu Suami terkait laporan masyarakat karena adanya rumah ibu lansia dan seorang anaknya yang menyandang tunanetra tidak layak huni.

Ibu Suami yang bertempat tinggal di Rt. 14 Rw. 5 dusun Sumur desa Brabe kecamatan Maron ini benar-benar menempati rumah yang sangat tidak layak huni. Bahkan beliau sampai menumpang tidur di rumah saudaranya karena takut  rumahnya roboh, yang saat ini dalam keadaan rawan roboh/rempak parah. Ditempat tersebut ibu Suami bertempat tinggal hanya berdua dengan anaknya.

Camat LSM LIRA H. Abdullah menjelaskan kepada awak media, kedatangan DPK LSM LIRA ke rumah ibu suami awalnya adanya Dumas dari pemuda sekitar, karena masih wilayah Maron.

“Maka kami segera mendatangi rumah janda satu anak tersebut dan bertemu dengan tim Tagana dan ada Dari Dinsos Kabupaten Probolinggo juga, memang keadaan ibu suami dan anaknya yang tunanetra memang patut mendapatkan bantuan , yang bertempat tinggal di tempat yang tidak layak untuk di huni,” . jelas H.Abdullah.

Menurut Bupati LSM LIRA Samsudin. SH, LSM LIRA meminta kepada pihak pemerintah yang berkompeten agar segera membantu masyarakat miskin dan mendapatkan perhatian dari pemerintah atas temuan LSM LIRA tersebut.

“Saya sudah memerintahkan untuk Camat Maron LSM LIRA dan beberapa anggota LSM LIRA, agar terus dipantau sampai masyarakat tersebut mendapatkan hak nya dari pihak pemerintah,” kata pengusaha asal desa Tiris ini.

Sampai berita ini dinaikkan Camat Maron Mujdito dan Pj. Kepala desa Brabe Bugiono, belum bisa memberikan penjelasan karena media online saat menghubungi via seluler tidak ada respon begitupun via whatshap .LN-Anis

banner 300x250

Related posts

banner 468x60