Jangan Dibedakan Izin “Pasar Malam” Di Kabupaten Kampar

  • Whatsapp
banner 468x60

Pekanbaru, LiraNews – Pandemi Covid-19 ini memiliki dampak besar dalam keberlangsungan usaha kecil menengah (UKM), termasuk yang dialami oleh Nyimas Dalila Utama Owner usaha yang bergerak di “Aneka Taman Hiburan Anak-Anak dan Dewasa” PANDAWA 2.

Berdasarkan hasil survey sebanyak 96 Persen pelaku usaha UKM khususnya bazar dan hiburan malam keliling seperti pasar malam dan hiburan hiburan kecil saat ini mengalami dampak negatif Covid 19.

“Termasuk usaha kami diantaranya mengalami dampak langsung sudah 5 Bulan jalan 6 Bulan ini kami “Lumpuh Total”. Tidak bisa menghidupi diri sendiri lagi untuk kedepannya, apabila kami masih tidak diizinkan beroperasi seperti biasa karena tidak adanya solusi bagi usaha kami supaya bisa berjalan kembali ” ujar Nyimas.

Nyimas juga menjelaskan usahanya ini menaungi kurang lebih 150 orang karyawan dari 3 unit pasar malam yang saya pimpin. Sebagian karyawan terpaksa dirumahkan karena usaha tidak bisa berjalan tanpa adanya kejelasan kapan aktif kembali. Selama ini dirinya membiayai makan kurang lebih 90 Orang.

“Sekarang kami sudah tidak ada daya lagi karena sudah tidak ada penghasilan yang akan kami berikan dan selama dua (2) bulan terakhir ini kami sudah berusaha Kesana kemari memohon agar dapat izin untuk membuka pasar malam namun tidak ada solusi atau petunjuk arah agar kami bisa menyambung hidup walaupun dengan syarat mengikuti protokol Kesehatan yang ketat,” katanya.

Nyimas sebagai pimpinan pasar malam yang ada di Riau memohon untuk mendapatkan izin agar usaha agar bisa aktif kembali untuk kebutuhan hidup seluruh karyawan dan keluarga mereka.

“Kami juga memohon petunjuk dan kebijaksanaan kepada Gugus Tugas Covid 19 atas situasi yang kami alami dimasa pandemi Covid-19, kami juga memohon diberlakukan hal yang sama usaha malam ini bisa beroperasi kembali seperti Mall dan Pasar Tradisional dan usaha yang sama yang sudah beroperasi kembali,” cetusnya.

Nyimas juga menyampaikan, kalau Pemerintah Kabupaten Kampar ingin ikuti aturan tentang izin, jangan sampai ada perbedaan dalam pengeluaran izin Pasar Malam. “Kenapa kami tidak bisa dikeluarkan izinnya dan kenapa Pasar Malam yang terletak di Simpang Panca bisa beroperasi,” tutur Nyimas.

Liranews.com mencoba konfirmasi pada Sekda Kabupaten Kampar Yusri yang juga salah satu Satgas Covid-19 Kampar tentang izin pasar malam ini. “Coba koordinasi dengan kalaksa BPBD dan Kasatpol PP,” jawabnya.

Tapi ketika liranews pertanyakan permasalahan ada juga pasar malam yang beroperasi, hanya dibaca saja oleh Kalaksa BPBD kabupaten Kampar Afrudin Amqa sampai berita dinaikan. Saat  mencoba konfirmasi Kasatpol PP Kabupaten Kampar, dia menjawab “Maaf ya saya lagi teleconference.” LN-BOMA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60