Jaringan Pengedar Narkoba Dicegat Polisi

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Jaringan pengedar narkoba yang melibatkan 6 orang diungkap oleh Anggota Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Rabu, di beberapa rumah kos yang ada di Surabaya, Rabu (22/1/2020).

Enam pelaku penyalahgunaan Narkotika secara bersamaan diamankan oleh Satreskoba Polrestabes Surabaya, diketahui menjadi pengedar barang jaringan Lapas.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, awalnya petugas mengamankan 3 orang yakni Eddy Santoso (32), asal Jalan Kupang Krajan Surabaya, Febriliani Lima (22) asal Jalan Kutisari Selatan Surabaya, dan Junaidi (43) warga Jalan Kupang Krajan Surabaya.

“Eddy dan Febriliani adalah sepasang kekasih dengan barang bukti berupa 2 bungkusan kardus berisi 19.000 butir Pil Koplo Doubel LL,” kata Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (31/1/2020).

Kepada petugas tersangka Eddy mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari AK yang masih saudaranya yang saat ini mendekam di sebuah lapas di Jawa Timur. Eddy juga mengaku bahwa selama ini bekerja atas perintah AK dan setiap kali mengambil barang dari AK secara ranja.” Oleh Eddy barang tersebut di rumah kost kekasihnya Febriliani,” papar Memo.

Masih kata Memo, kepada petugas tersangka Eddy mengaku tidak hanya mengedarkan Pil LL saja, namun juga sabu-sabu dan Ekstasi. Dia juga mengaku bahwa masih ada dua orang lain suruhan AK yang selama ini selalu mengambil barang kepadanya untuk diedarkan atas perintah langsung AK.

“Selama ini AK hanya memintanya untuk menjadi pemasok barang bagi dua kurir suruhannya yang lain, dan juga sesekali diminta AK untuk menjualnya,” terang pria dengan dua melati dipundak ini.

Dari hasil pengembangan, kata pria asli Kediri ini, petugas juga dapat diamankan tiga pelaku lainnya. Mereka adalah, Ika Putri Aulia (19), asal Jalan Krukah Ulara Surabaya, Catur Rendy (34) asal Jalan Kedondong Kidul Surabaya dan Nurdiantor alias J (32) asal Jalan Kampung Malang Surabaya.

“Pelaku J dibekuk di rumah kostnya di Jalan Mulyorejo Baru Surabaya Rabu, 22 Januari jam 23.30 WIB, dengan barang bukti benupa 2 bungkus plastik berisi sabu seberala 166,52 gram dan 12 butir Pil Ekstasi,” terangnya.

“Setelah dikembangkan, dilakukan penangkapan terhadap CR dan IP, sepasang kekssih yang diamankan anggota di sebuah Hotel di Jalan Semampir Tengah Surabaya,” tambah AKBP Memo Ardian.

Ditambahkan oleh AKBP Memo Ardian, di hotel tersebut petugas mengamankan 1 buah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu seberat 4,04 gram yang digunkan CR dan IP untuk berpesta sabu.

Tidak berhenti di situ anggota kemudian melakukan penggeledahan di rumah CR di Jalan Tambak Medokan Surabaya dan menyita 1 poket sabu seberat 23,74 gram beserta bungkusnya, 2 butir Pil Ekstasi dan 13 butir pil Koplo.

Dari keterangan CR yang mengaku memiki seorang anak buah, akhimya Anggota melakukan penangkapan terhadap R di rumahnya di Jalan Kampung Malang Tengah Surabaya.

“Disana dapat diamankan barang bukti berupa 12 poket sabu seberat 14,26 gram beserta bungkusnya yang di dapatkan dari CR untuk dijual kepada pemesan,” pungkasnya. LN-Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60