Jokowi Minta Menpora Zainudin Amali Perhatikan Sepakbola

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jakarta, LiraNews —- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dapat perhatian serius dari Presiden RI, Joko Widodo untuk olahraga Sepakbola. Penekanan itu menunjukkan bahwa Presiden Jokowi sangat berharap bagaimana prestasi olahraga sepakbola Indonesia bisa berprestasi.

Perhatian besar Presiden Jokowi terhadap Prestasi Sepakbola disinggung saat mengumumkan nama-nama Menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019) di Istana Negara. Saat menyebutkan nama Zainuddin Amali sebagai Menpora, Jokowi minta perhatian pada olahraga Sepakbola.

Menanggapi hal tersebut secara terpisah Ketua Umum Yayasan Porgaki (Yayasan Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Anak Indonesia), HM. Jusuf Rizal menyebutkan itu merupakan tantangan pertama yang ditekankan oleh Presiden Jokowi kepada Menpora, Zainuddin Amali. Jadi Menpora harus juga fokus pada pembinaan dan pengembangan olahraga Sepakbola Nasional.

Lebuh jauh mantan Direktur Pembinaan Usia Dini PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan Direktur Marketing dan Promosi PSSI itu, mengatakan Presiden Jokowi pada Kabinet Kerja (2014-2019) telah telah memiliki komitmen kuat dalam pembangunan olahraga sepakbola nasional. Namun Menpora, Imam Nahrawi pada Kabinet Indonesia Kerja (2014-2019) gagal menjalankan amanat Jokowi.

Untuk itu kepada Menpora pada Kabinet Indonesia Maju (2019-2024), Zainuddin Amali harus dapat merealisasi harapan Presiden Jokowi untuk memajukan pembinaan dan prestasi olahraga sepakbola nasional. Tentu harus dilakukan secara konprihensif mulai dari pembinaan usia dini, pembibitan, pelatihan, pendataan, pemasalan, kompetisi, pembenahan klub sepakbola, PSSI, manajemen, scient, pendanaan hingga menjadikan olahraga menjadi sebuah industri.

“Presiden Jokowi guna memajukan olahraga sepakbola nasional telah terbitkan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 untuk memajukan olahraga Sepakbola Nasional, namun tidak dijalankan oleh para pembantunya,” tegas pria berdarah Madura-Batak yang juga Ketua Presidium Relawan Jokowi-Amin The President Center itu.

Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019, lanjut Jusuf Rizal telah memberikan kewenangan yang luar biasa untuk memajukan olahraga sepakbola nasional dengan melibatkan 13 Kementerian, Kepala Kepolisian, 34 Gubernur dan Para Bupati dan Walikota. Namun ini belum dijalankan secara baik.

“Karena itu Yayasan Porgaki telah menyusun program implementasi guna menjalankan Inpres Jokowi Nomor 3 Tahun 2019 dalam rangka membantu Menpora dan institusi terkait untuk menjalankan inpres tersebut. Kami akan menggelar Turnamen “Liga Sepakbola Anak (LIGANA) Indonesia bagi kelompok usia dini,” tegas Jusuf Rizal yang juga menjabat Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dengan Rekor Muri itu.

Berdasarkan catatan Redaksi, HM. Jusuf Rizal selain sebagai aktivis juga memiliki rekam jejak yang baik di dunia olahraga. Melalui Yayasan Porgaki, ia telah menggelar turnamen sepakbola usia dini secara berjenjang sejak 20 tahun lalu seperti Liga Campina, Ligana Milo, Liga Shampo Lifebouay, Piala ExtraJoss, Yamaha Championship , Piala Danone hingga mengirimkan tim terbaik ke Kanga Cup, Australia. Jusuf Rizal juga menggagas berdirinya Persatuan Sekolah Sepakbola Seluruh Indonesia (PS3I) guna memajukan Sekolah Sepakbola (SSB) di seluruh Indonesia. LN-RED

Wed Oct 23 , 2019
Sampang, LiraNews – Polres Sampang mengelar Upacara Operasi Zebra Semeru 2019 di halaman Mapolres Sampang Jalan Jamaluddin No 2 Sampang. Dalam upacara operasi zebra semeru 2019, langsung dipimpin oleh Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S.SIK MH, serta dihadiri Sekda perwakilan Bupati Sampang, Dandim 0828 yang diwakili oleh Kasdim dan […]