Kadiskes Riau: Kurangnya Kesadaran Masyarakat Riau Patuhi Prokes, Kasus Positif Covid-19 Meningkat

Pekanbaru, LiraNews – Kenaikan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau dalam dua bulan ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Ini disebabkan masih kurangnya kesadaran masyarakat Riau dalam mematuhi anjuran pemerintah seperti dalam hal protokol kesehatan (Prokes) 3 M, Makai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, ketika dihubungi media Liranews, Minggu, (18/4/2021).

Read More

Dia mengatakan, hingga saat ini klaster keluarga masih yang paling banyak terjadi. Hal ini terjadi karena ketidak patuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Kalau masyarakat punya kesadaran sendiri yang gunanya untuk kesehatan dirinya, Insya Allah kita akan dijauhi Covid-19,” ucapnya.

Lanjutnya, penambahan kasus positif Covid-19 ini masih banyak dari klaster keluarga, kemudian dilakukan penelusuran kasus, dan hasilnya dari tracing ini makanya terdeteksi banyak kasus positif.

Kemudian pemeriksaan pada saat perjalanan, secara sendirinya terdeteksi hasil rapid antigennya positif. “Kalau untuk swab mandiri sekarang tidak begitu banyak, tapi dari pemeriksaan rapid antigen banyak terkonfirmasi,” ujar Kadiskes Riau.

Dari sejak awal terjadinya kasus positif Covid-19, dan mulai adanya penerapan Protokol Kesehatan, Pemerintah Provinsi Riau melalui Satuan tugas Covid-19, telah mensosialisasikan bahkan langsung turun ke lapangan, agar masyarakat disiplin terhadap prokes dengan 3M serta himbauan juga kepada tenaga kesehatan yang terus berjuang di rumah sakit, merawat pasien Covid-19.

Selagi lagi Kadiskes Riau juga selalu menghimbau kepada masyarakat, Patuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan supaya masyarakat tidak mengabaikan prokes.

Pemerintah Provinsi Riau juga telah mensosialisasikan dari awal dan itu kita sampikan kepada masyarakat, yang terpenting kepedulian kita semua dalam menerapkan protokol kesehatan.

Mimi berharap, kepada seluruh masyarakar agar mematuhi apa yang telah menjadi ketetapan pemerintah. Dan jika ada yang menyatakan pemerintah tidak bekerja dan tidak ada upaya penanggulangannya sangat disayangkan. Karena sejauh ini pihaknya bersama Satgas telah bekerja semaksimal mungkin.

Upaya penanggulangan sudah kita jalankan, dan sekarang upaya yang kita upayakan vaksinasi, selain dari penerapan 3M. Melaksanakan vaksin bagi yang rentan seperti kepada lansia, tenaga kesehatan, petugas publik, setelah vaksin tetap menerapkan prokes.

Dalam hal yang perlu kita perhatikan tentang kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, memang dalam undangan disebutkan “Kegiatan Menerapkan Prokes”.

“Tapi kita lihat di lapangan bagaimana, karena itu marilah kita bersama-sama untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dan bantu juga Pemerintah, semoga Covid-19 berlalu dari negara yang kita cintai dan khususnya Provinsi Riau,” tutup Mimi. LN-BOMA

Related posts