Kajari: Kasus DPRD Kota Ambon Masih Penyelidikan, Uang Yang Dikembalikan Rp. 1, 9 M 

Gravatar Image
  • Whatsapp

Ambon, LiraNews – Kasus DPRD Kota Ambon terus mendapat sorotan dari masya rakat. Berbagai lapisan selalu mendesak pihak Kejari untuk segera tuntaskan kasus ini.

Kajari Ambon, rupanya gerah dengan omongan masyarakat, baik itu via medsos maupun media cetak.

Read More
banner 300250

Tidak tahan dengan “gempuran” dari masyarakat, akhirnya pagi tadi Jumat 14 Jan 2022, pihaknya mengundang sejumlah media cetak & elektronik untuk lakukan jumpa pers.

“Kasus DPRD Kota Ambon tidak pernah mandek , masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kajari, Dian Fris Nalle SH di depan awak media mengawali pembicaraan.

Bahkan uang sejumlah Rp. 1,9 Milliar sudah dikembalikan ke kas Pemkot, sambung Nalle dengan mimik serius. Dengan perincian Rp. 1,5 Milliar dari hasil temuan BPK, sedang kan sisanya Rp. 400 juta dari pihak bendaharawan.

Memasuki sesi tanya jawab, awak media seakan berlomba menghujani Kajari dengan ber bagai pertanyaan.
Diantarax, menanyakan uang se besar Rp. 1,5 M yang dikembali kan apakah dari Pimpinan DPRD atau pihak lain.

Kajari hanya menjawab secara normatif seraya mempersilakan mereka untuk menanyakan lang sung ke Pemkot atau bendaha rawan, karena menurut Kajari pihakx juga mendapatkan bukti Surat Tanda Setoran ( STS ) dari pihak Sekertariat DPRD.

Pertanyaan berikutx yang membuat Kajari agak risih, yakni apakah ketika uang sudah dikembalikan, maka kasusx bisa di hentikan ?

Dengan nada agak tinggi, pria asal NTT ini minta supaya se mua bersabar karena kasus ini belum di expose jadi belum ada kesimpulan.

Menurut Nalle, untuk expose akan di lakukan bersama Pimpi nan Kejati Maluku seperti yang termaktub dalam SE Kejaksaan Agung.

Untuk diketahui, selama sebulan terakhir ini, sudah se banyak 34 orang anggota DPRD termasuk pimpinan, ASN 40 orang, Swasta 3 orang yang sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyelidik.

Dan saat ini sedang lakukan pe meriksaan kepada panitia lelang, & masih ada lagi 5 orang yang akan dipanggil untuk diperiksa.

Diakhir jumpa pers, Kajari ber janji akan berlaku transparan ter hadap kasus ini, & berusaha me yakinkan masyarakat agar tetap me monitor kinerja aparatx su paya kasus ini bisa tuntas di se selesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Turut mendampingi Kajari pagi tadi, Kasi Pidum Azit Latuconsi na SH & Kasi Intel, Djino Talakua SH. LN-Jan Sariwating 

Related posts