Kapolri : LSM LIRA Memiliki Komitmen Mensosialisasikan Program Bela Negara

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com. Kaporlli Jenderal Tito Karnavian melihat kegiatan Pelatihan Kader Penggerak Kepemimpinan Bela Negara (PKP-KBN) memiliki makna yang sangat strategis sebagai bentuk upaya nyata pengurus LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) untuk memberikan pengabdian yang terbaik untuk mendorong progarm revolusi mental, nawacita dan bela negara serta menjadi ujung tombak untuk mencapai penguatan ketahanan bangsa.

“Oleh karena itu saya memberikan apresiasi dan penghargaan atas terlaksananya peluncuran pelatihan kader penggerak kepemimpinan bela negara,” ujar Kapolri disampaikan Staf Ahli Kapolri Irjen Pol Burhanudin Andi pada acara Pelatihan Kader Penggerak Kepemimpinan Bela Negara (PKP-KBN di Hotel Wisata TMII, Jakarta Timur, Rabu (30/11/2016).

LSM LIRA, kata Tito, merupakan organisasi yang memiliki komitmen dalam mensosialisasikan program bela negara. Disisi lain LSM LIRA merupakan LSM yang pro pemerintah, pro rakyat, independen, dan kritis, khususnya dalam pengawasan serta mendorong transparansi.

LSM LIRA juga merupakan LSM terbesar dan terbanyak cabangnya di Indonesia, ada di 34 provinsi dan 470 Kabupaten Kota.  Disamping itu, LSM LIRA sebagai komponen bangsa, ikut andil mempertahankan negara dan ikut bertanggung jawab sebagaimana diatur dalam sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sinhankamrata). Untuk mendukung penyelenggaraan Sishankamrata, lanjut Kapolri, sesuai amanat UUD 1945 Pasal 30 yagn menyebut bahwa setiap warga negara wajib ikut serta bela negara.

“Dalam mewujudkan cita-cita bela negara, tidak mudah karena kita harus menghadapi perkembangan lingkungan strategis seperti konflik di wilayah Asia Tengah, Asia Selatan, Asia Timur. Disisi lain Asia Tenggara memiliki kecenderungan yang lebih kondusif dibandingkan dengan wilayah asia lainnya,” paparnya.

Dilain pihak, tambahnya, menguatnya peran barat membawa perubahan yang cepat melalui demokratisasi liberal ke seluruh dunia. Globalisasi ini membuat dunia menjadi tanpa batas (Borderless) kecepatan perubahan dipengaruhi semakin derasnya arus informasi melalui media sosial dan media mainstream.

“Ancaman nasional dapat dilihat semakin maraknya terorisme, kejahatan dunia cyber, separatisme, intoleransi, kejahatan konvensional, kejahatan transnasional, dan kejahatan terhadap kekayaan negara,” pungkasnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60