Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi Kangkangi TR Kapolri” Gudang Kencing Minyak Bebas Beroprasi

 

 

 

Tebing |LiraNews – Salah satu gudang yang terletak di Jalan lintas sumatra tepatnya dirumah makan manggis tebing tinggi, kedapatan sedang melakukan aksi pengambilan minyak dari truk tangki

Pantauan awak media di lapangan, kegiatan truk tangki industri yang ‘kencing’ di gudang tersebut berlangsung begitu nekat.Truk tangki tampak sedang menyalin minyak ke dalam tumpukan jerigen di gudang tersebut menggunakan slang.Bukan hanya satu truk, saat yang sama juga ada truk bertengki, mengantri tak jauh dari gudang tersebut

Truk tangki minyak masuk ke lokasi agak ke belakang rumah makan , tepat di depan gudang ini terdapat bengkel mobil dengan gubuk-gubuk.Para pekerja tampak begitu telaten mempersiapkan alat-alat untuk mengambil minyak dari truk tangki menggunakan jerigen, ember dan slang, minyak tersebut kemudian disalin ke dalam bak yang ada di dalam gudang tersebut

Semua gerakan pemindahan minyak dilakukan dengan cepat. Pekerja yang mengambil minyak dari truk berjumlah dua orang. Minyak diambil langsung dari tangki truk dan ditampung menggunakan ember besar dan jerigen yang sudah disediakan.

Awak media mencoba mempertanyakan hal ini kepada seorang yang tidak mau disebutkan namanya, dia beralasan hanya mengais rezeki dengan cara tersebut dan hasil keuntungannya juga dibagi-bagikan kepada setiap wartawan yang singgah di tempat tersebut

Atas temuan ini, kasat reskrim polres tebing tinggi yang dikonfirmasi melalui selulernya belum ada jawaban, hingga berita ini dimuat.Aksi kencing minyak di gudang ini tentu kegiatan yang terlarang, dimana isi truk tangki minyak yang sedianya sudah tidak utuh lagi, namun jarang tindakan ini terungkap, kepolisian pun tidak bisa mengusut karena tidak ada laporan dari pihak yang dirugikan

Namun yang pasti, keberadaan gudang yang menampung minyak dalam jumlah besar dari truk-truk yang bekerjasama dengannya sangat rawan terbakar, karena dipastikan gudang tersebut tidak memiliki izin sebagai tempat penampungan bahan bakar minyak, sehingga tidak ada safety standar, yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi kebakaran dan memakan korban

dampaknya bukan hanya di gudang, melainkan lingkungan sekitar gudang, juga terancam.Pemerintah dan aparat diharapkan menertibkan lokasi penampungan minyak seperti ini, sebelum hal buruk yang tidak diinginkan terjadi. Karena saat ini untuk buka lapak jualan saja harus ada izin, apalagi gudang dengan menampung ratusan liter bahan bakar minyak, tentu lebih patut lagi dipantau pemerintah dan mempertanyakan izinnya.( team)

Related posts