Kasus Covid-19 Lebih Rendah dari Amerika, Menag Yaqut Heran Indonesia Belum Diizinkan Masuk Saudi

  • Whatsapp
Menag Yaqut Cholil Qoumas (kemenag)
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Otoritas penerbangan Saudi baru saja memberikan izin masuk untuk 11 negara, yaitu: Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Italia, Inggris, Irlandia, Jepang, Jerman, Perancis, Portugal, Swedia, dan Swis.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengaku belum memahami kenapa Indonesia belum mendapat izin masuk dari Pemerintah Arab Saudi. Selain itu, Menag juga belum tahu kriteria yang digunakan negara tempat melaksanakan ibadah haji itu.

Read More

banner 300250

“Penanganan Covid saya kira menjadi isu penting. Penanganan Covid di Indonesia termasuk relatif bagus. Saya belum tahu kenapa warga Indonesia masih belum diizinkan masuk ke Saudi,” kata Gus Yaqut di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Menurut Menag, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih lebih rendah dibanding sejumlah negara yang diizinkan masuk. Amerika Serikat bahkan menjadi negara dengan kasus tertinggi di dunia.

“Kalau diurutkan, USA tertinggi jumlah kasus Covid-19 di dunia. Perancis di urutan 8, Italia urutan 9, Jerman urutan 17, sementara  Indonesia di urutan 19 jumlah kasus Covidnya,” terangnya.

“Jadi saya belum tahu kriteria yang digunakan Saudi,” tandasnya.

Sebelumnya, Menag Yaqut dalam rapat kerja dengan Komisi VIII di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/201) menjelaskan, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum juga memberikan kepastian.

“Sekali lagi belum memberikan kepastian, apakah penyelenggaraan Haji 1442 H atau 2021 Masehi akan dilaksanakan seperti halnya tahun 2020 yang lalu,” katanya.

Pada tahun lalu, Arab Saudi tetap melakukan ibadah haji, namun hanya untuk warga dalam negeri mereka. Sementara tahun ini belum ada kepastian soal ibadah haji dari Arab Saudi.

Menurutnya, dalam hitungan terkini, kepastian ibadah haji hanya menyisakan waktu 1 bulan lebih. Namun, Kemenag hingga kini masih terus menyiapkan seluruh persiapan ibadah haji.

“Hitungan kami waktu yang tersisa sampai closing date bandara Arab Saudi yang jatuh pada tanggal 4 Zulhijah 1442 H atau 4 Juli 2021 tinggal sekitar 1 setengah bulan,” tuturnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60