Kasus Dana Desa Saluran Irigasi Berjalan Ditempat, Kejari Sampang Digugat

  • Whatsapp
banner 468x60

Sampang, LiraNews – Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi Desa yang ditranfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kota.

Digunakan untuk membiayai penyelengaraan pemerintahan, pelaksannan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, realita yang terjadi di bawah sering kali menimbulkean pertanyaan dan terkesan hanya dinikmati oleh para elite Desa.

“Terbukti dari laporan yang diIakukan oleh Masyarakat Sokobanah Daya pada, 15 Maret 2019 di Kejaksaan Negeri Sampang. Ada indikasi Tindak Pidana Korupsi Prayek Dana Desa (DD) saluran irigasi yang berjumlah Rp. 589,246.0000 anggaran tuhun 2018 di Dusun Lebak, Desa Sokobanah Daya Kelurahan Sokobanah Kabupaten Sampang,” ujar Koordinator Demo dari Madura Development Watch, Siti Farida.

Dia mengungkapkan, proses penanganan kasus tersebut berjalan ditempat, dan belum tuntas. Padahal Kejaksaan Negri Sampang sudah melakukan pemanggilan terhadap 16 saksi, serta telah mendatangkan 9 orang TIM Ahli dari kampus ternama di Jawa Timur yaitu Institut Sepuluh November Surabaya.

“Sejak kasus ini dilaporkan sampai saat ini, sudah terhitung satu tahun kurang 15 hari dan itu bukanlah waktu yang sebentar untuk menetapkan tersangka, kami menduga ada indikasi yang sangat kuat bahwa ada pelemahan Hukum,” sebut Siti Farida.

Farida menduga, ada pelemahan hukum didalam institusi kejaksaan. Kejaksaan main mata. Sampai saat ini tidak ada perkembangan yang berarti, termasuk hasil investigasi yang dilakukan oleh Tim Ahli.

Menyikapi permasalahan itu Madura Development Watch bersama Ikatan Masyarakat Sokobanah (IMS) menuntut dan menggugat :

1. Segera tetapkan Kepala Desa Sokobanah Daya Sebagai tersangka korupsi Dana Desa
Tahun Anggaran 2018.

2. Segera tangkap Kepala Desa Sokobanah Daya yang telah merugikan negara.

3. ITS harus Independen dan Profesional.

4 Kajari dan Pidsus mundur.

“Apabila tuntutan kami tidak di indahkan, maka kami akan akan laporkan dan menindak lanjuti kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kejaksaan Agung dan KPK,” tegasnya. LN-R2

banner 300x250

Related posts

banner 468x60