Kasus Iwan Bopeng Masuk Angin, Polisi Janji Tidak Terulang Lagi

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Kasus intimidasi dan ancaman yang dilakukan pendukungan pasangan calon nomor 2, Ahok-Djarot, Iwan Bopeng terhadap petugas KPPS pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran pertama tidak ada kabarnya lagi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjamin kejadian-kejadian itu tidak akan terulagn kembali pada putaran kedua.

“Kami akan rumuskan dalam rapat, kami rumuskan semua bagaimana tindak lanjutnya. Semua nanti sudah ada personel yang jaga di TPS, kami tinggal evaluasi yang kemarin,” ujar Argo kepada media di Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Polda Metro Jaya, katanya, akan mengamankan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua dengan kekuatan yang tidak jauh berbeda dengan putaran pertama.

“Polda telah menyiapkan personel yang bakal berjaga hingga hari pemungutan suara 19 April,” katanya.

Menurut Argo, pengamanan putaran dua Pilkada DKI Jakarta tidak jauh berbeda dengan putaran pertama. Aparat Polda akan tetap dibantu pasukan TNI yang berjumlah ribuan personel.

Argo mengakui masih ada yang perlu dievaluasi dari pengamanan Pilkada putaran pertama. Polda akan berikhtiar pengamanan putaran dua lebih maksimal.

Seperti diketahui, di media sosial beredar rekaman Iwan Bopeng membuat kericuhan di TPS 25, 26, dan 27 di Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.

Pelaku juga sempat mengeluarkan kata-kata yang menyinggung institusi TNI. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60