Kasus Pembunuhan Babinsa Pekojan di Mercure Hotel Memasuki Sidang Penuntutan

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Kasus terbunuhnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pekojan Kodim 0503/JB, Sersan ASP saat melaksanakan tugas pengamanan Covid-19 pada bulan Juni tahun 2020 lalu, di Mercure Tambora Jakarta Barat, hari ini digelar Sidang Penuntutan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2020).

Pelaku Letnan RW dalam kasus ini  didakwa dengan pasal berlapis yaitu pasal pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain, pengrusakan fasilitas umum dan Undang-Undang Nomor 12  darurat tahun 1951 tentang senjata api.

Read More

banner 300250

Sidang penuntutan yang digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta Timur, dipimpin oleh Hakim Ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani, S.H. dibantu oleh Mayor Chk Koswara, S.H., M.H. Hakim Anggota I, Mayor Chk Samsul Hadi, S.H., Hakim Anggota II, Kapten Chk Dede J, S.Pd., S.H., M.H. Panitera pengganti, Letkol Chk Salmon Balubun, S.H., M.H. sebagai Oditur Militer. Sementara Tim penasehat hukum terdiri dari Mayor Mar Soelistyantono, S.H., Lettu Laut (KH) Romadhona A. Dwi Putra, S.H., Letda Mar Fitria Awaludin, S.H dan Letda Mar Dolly Pristiyawan, S.H., M.H.

Agenda sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa hari ini terpaksa ditunda karena masalah teknis. Hakim ketua Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani, S.H. mengatakan persidangan kasus pembunuhan Babinsa ini akan dilanjutkan minggu depan pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2020. LN-RED

 

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60