Kecam Pemerintah, Karena Dinilai Berlaku Diskriminatif

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon, LiraNews – Sekelompok anak muda yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bantu Rakyat ( ARBR ), pagi hing ga siang tadi lakukan aksi demo di samping kantor Pengadilan Negeri Ambon.

Mereka mengecam dan memprotes sikap pemerintah, karena dinilai dis kriminatif dalam melakukan tindak an hukum kepada masyarakat. Pasalnya, ketika rekan2 mereka yang mengambil secara paksa jenazah yang di duga terpapar Covid-19, saat itu juga mereka di gelandang & di tahan oleh aparat keamanan.

Namun berbeda dengan apa yang dilakukan oleh pejabat negara. Ketika pejabat-pejabat ini lakukan kegiatan hura-hura dan melanggar protokol kesehatan, seperti menari ” joget “, namun tidak ada tindakan yang diambil oleh aparat keamanan.

Hal ini yang membuat mereka geram dan  menuduh pemerintah diskriminatif. Mereka menuntut pemerintah untuk bebaskan rekan-rekan mereka yang sementara ini masih ditahan.

Secara bergantian dalam orasi, mereka meminta juga kepada para Hakim yang akan mengadili rekan-rekan mereka, supaya dalam keputusannya nanti memperhatikan rasa keadilan, adax kepastian hukum dan manfaat yang bisa diterima masyarakat.

Sebelum meninggalkan kantor Pengadilan Negeri Ambon, mereka berjanji akan kembali dengan massa yang lebih banyak lagi untuk menekan para Hakim supaya dapat mengadili dengan seadil-adilnya. Setelah dari kantor Pengadilan, massa akan menuju kantor Gubernur Maluku untuk lakukan aksi yang sama. LN-JAN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60