Keempat Tersangka Kasus Penistaan Agama Keluar Dari Rutan Mapolres Gresik

Gravatar Image
  • Whatsapp

Gresik, LiraNews – Polres Gresik melepas keempat tersangka kasus penistaan agama, perkawinan manusia dengan kambing dari rumah tahanan (rutan).

Keempat tersangka yang terlibat diantaranya, Nurhudi Didin Arianto adalah anggota DPRD Gresik dari Partai Nasdem, Sutrisna alias Krisna, Arif Syaifullah, dan Saiful Arif.

Read More
banner 300250

banner 300250

Terhitung Mulai awal Juli 2022 lalu, mereka dijebloskan ke Rutan Mapolres Gresik.

Sedangkan keempat tersangka dilepas sejak 6 September, sesuai pangajuan penangguhan penahanan mereka disetujui polisi. Statusnya pun beralih menjadi tahanan kota.

Berikut pernyataan Kasat Reskrim Polres Gresik, IPTU Wahyu Rizki Saputro saat dikonfirmasi kepada LiraNews mengatakan, alasan Penangguhan keempat tersangka atas pemintaan kuasa hukum dan keluarga tertanggal 6 September disetujui pihak Polisi.

“Pasalnya, keempat tersangka ditangguhkan menjadi tahanan kota, dan dikenakan wajib lapor ke Polres Gresik,” ujar Rizki, Sabtu (17/9/2022).

Sembari menegaskan, komitmen mereka koperatip tak melarikan diri dan tak menghilangkan barang bukti.

Saat kontributor LiraNews kembali menanyakan kepada Kasat Reskrim Polres Gresik, selain permintaan penangguhan dari kuasa hukum dan keluarga, apakah alat bukti belum cukup menjerat para tersangka.

Jawabnya, Iya bang, Kemarin ada petunjuk untuk dilengkapi, namun berkas masih nunggu P21, masih diperiksa jaksa, jelas IPTU Rizki diakhir percakapan.

Dilepasnya keempat tersangka kasus penistaan agama dari rutan Mapolres Gresik, juga mendapat tanggapan yang sama.

“Kali ini datang dari ketua MUI Gresik KH Mansyur Sodiq saat dikonfirmasi pihaknya mengatakan, kapasitasnya sebatas menyampaikan pendapat dari sisi ke agamaan, Saya kira itu sudah cukup.Perkara bagaimana dan bagaimana polisi yang menanganinya, itu bukan wewenang kami,” tutur Kyai. LN-HERI

Related posts