Kemendagri Berharap Lsm Lira Memberikan Masukan Dalam Pengelolaan Pemerintahan

  • Whatsapp
banner 468x60

LiraNews, Batu Malang – Indonesia merupakan negara yang sangat luas dengan banyak pulau, kaya akan sumber daya alam. Selain itu memiliki keragaman, baik suku, adat istiadat, bahasa maupun agama. Sebagai negara maritim terluas di dunia, luas wilayah Indonesia 93.000 km, panjang pantai 91.000 km atau 25 persen panjang pantai dunia.

Indonesia juga memiliki garis pantai kedua setelah Kanada, produksi perikanan di bawah Tiongkok dan India. Memiliki 17.504 pulau.dengan 16.702 pulau berpenghuni, dari 156.701 pulau yang sudah di daftarkan ke PBB, sisanya belum. 14.990 pulau tidak berpenghuni. Suku terbanyak di dunia, 740 suku, bahasa daerah terbanyak 442 bahasa.

“Founding father kita menentukan cita-cita dan tujuan nasional yang termasuk dalam pembukaan UUD 1945,” ujar Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Kemendagri, Dr. Didik Suprayitno, M.M pada Rapimnas dan HUT LSM LIRA ke-14 Di Kusuma Agrowisata Resort Batu Malang, Jawa Timur, Kamis (20/6/2019) sore.

Didik memaparkan, tujuan nasional melindungi bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, mewujudkan dan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi.

Para pemimpin telah memilih istilah yang tepat untuk menggambarkan keberagaman rakyat Indonesia yakni Bhinneka Tunggal Ika. Prinsip tunggal ika dimaksudkan agar semua komponen dapat menyadari bahwa keberagaman yang ada menimbulkan dampak positif maupun negatif. Secara positif kita harus mainkan keberagaman menjadi positif jangan dibuat negatif.

“Oleh karena itu, Rapimnas LSM LIRA memberikan masukan dalam mengelola pemerintahan demi kemajuan dan ketahanan bangsa guna mencapai keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Serta mengembangkan semangat pengabdian kepada organisasi, bangsa dan negara sebagai wujud kepedulian cinta kepada tanah air,” imbuhnya.

Berdasarkan sejarah berdirinya LSM LIRA adalah organisasi yang dibentuk untuk memberikan masukan kepada pemerintah khususnya dalam transparansi pengelolaan negara bekerjasama dengan yudikatif, eksektutif dan legislatif.

LSM LIRA terlahir dengan semangat yang bertujuan untuk turut serta bersama meningkatkan kesetaraan dan partisipasi bagi terwujudnya hak-hak sipil. Menjadi pelopor terwujudnya sistem terintegrasi, komunikasi kerakyaatan bagi kemajuan bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Didik menjelaskan, peningkatan orang dan fungsinya dalam pembangunan memberi konsekuensi pentingnya membangun sistem mengelola ormas yang memenuhi kategori ormas yang sehat sebagai organisasi nirlaba yang demoktratis, profesional, mandiri, transparan, akuntabel.

Pemerintah dan pemerintah daerah dapat memberikan pemberdayaan terhadap ormas yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan berdasarkan pada ketentuan Pasal 20 UU 17 tahun 2013.

“Jadi, pemberdayaan itu membina, mengawasi, atau mungkin kerja sama. Di daerah-daerah punya program kerja sama seperti seminar dll,” katanya. **

banner 300x250

Related posts

banner 468x60