Kepala Bnnk Siantar : Kelemahan Kota Siantar Tidak Ada Kesadaran Masyarakat Laporkan Kasus Narkoba

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

liranews. Siantar Simalungun — Kepala BNNK Siantar AKBP Saudara Sinuhaji melantik relawan dan satgas anti narkoba serta pelepsan balon ke udara dalam merayakan HANI Tahun 2019.

Salah satu kelemahan di Kota Siantar ini, tidak adanya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus narkoba, hal ini diucapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Siantar AKBP Saudara Sinuhaji dalam kegiatan perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2019 di Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, beberapa waktu lalu.

Padahal, Saudara Sinuhaji menegaskan sesuai pasal 102 UU No.35 Tahun 2009 dinyatakan semua kita berhak menyelamatkan bangsa kemudian pasal 100 dinyatakan kerasiahaan akan dijamin penuh dan tidak akan dibukkan siapa yang memberikan informasi atau melaporkan supaya dapat langsung diakukan penindakan.

Para perwakilan Forkopimda Kota Siantar yang hadiri Perayaan HANI Tahun 2019 Sinuhaji menjelaskan, HANI Tahun 2019 dirayakan secara serentak diseluruh Indonesia dengan thema Millenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas dengan tujuan kaum millenial diberikan pendidikan anti narkoba untuk bisa tanggap masalah narkoba dan siap tidak tidak terlibat.

“Perayaan HANI 2019 di fokuskan pada kaum millenial karena umumnya kejadian tindak pidana narkoba kaum millenial mendominasi atau paling banyak terlibat. Gagal mendidik berarti gagal bangsa membangun,”jelasnnya.

Perhatian Pemerintah terhadap masalah narkotika dewasa ini terus menunjukkan kinerja untuk tanggap darurat narkoba nasional. Terbukti pada tanggal 8 Agustus 2018 lalu Pemerintah telah menerbitkan Inpres No.18 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional 2018-2019.

Sebagaimana diketahui BNNK Kota Siantar sebagai pengemban amanan untuk terus menyatukan, menggerakkan dan memberdayakan seluruh komponen masyarakat Siantar untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika secara bersama sama.

Oleh karena itu lahirnya relawan dan Satgas dari 10 sekolah tingkat SMA/SMK dan 6 Ormas Siantar yang sadar dan peduli serta mengambil bagian dalam kegiatan inin dapat menjadi bagian percepatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dilingkungan masing masing.

Masalah ditimbulkan narkoba akan terus menggerogoti bangsa ini dari hulur hingga hilir, dari generasi ke generasi. Kejahatan narkotika adalah kejahatan terorganisir, kejahatan lintas negara dan kejahatan luar biasa yang harus kita tangani secara serius. Perang terhadap narkoba gerak aktif seluruh komponen masyarakat.

“Marilah kita menjaga  dan melindungi diri sendiri, keluarga dan generasi bangsa. Berpola pikir dan bertindak terampil dalam mencegah, memberantas, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi kemajuan bangsa dan negara. Semoga apa yang menjadi harapan dan tujuan kita mendapat Ridho dan berkah dari Tuhan yang Maha Kuasa,” kata AKBP Saudara Sinuhaji mengakhiri.

Dalam peraryaan HANI Tahun 2019 itu, BNNK Siantar menggelar Dialog Nasional P4GN, Kepala BNNK Siantar AKBP Saudara Sinuhaji melantik Relawan dan Satgas Anti Narkoba dari Ormas serta Pelajar lalu pelepasan balon ke udara dan hiburan berupa tari tarian.

Perayaan HANI Tahun 2019 ini dihadiri para perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Siantar. LN – JJ

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Fri Jun 28 , 2019
LiraNews.Com