Ketua MPR RI Dukung Penuh Penyelenggaraan Formula E Tahun 2022 Mendatang

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung penuh diselenggarakannya Formula E di Jakarta pada Juni 2022 mendatang kendati saat ini KPK sedang melakukan penelusuran yang telah dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta untuk ajang balapan mobil listrik ini.

“Ini yang harus dipahami, saya sebagai IMI diminta untuk menjadi Steering Committee Formula E. Kita harus belajar antara perbuatan pidana dengan kegiatan olahraga harus dipisah, jadi jangan dipukul rata, kalau ada pihak-pihak atau orang nanti terbukti menyalahgunakan jabatan menimbulkan kerugian negara silakan diproses,” kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini usai membuka acara Safety Riding Course 2021 oleh HOG Anak Elang Chapter Jakarta di Kompleks Parlemen, Senayan, Minggu (28/11/2021).

Read More
banner 300250

Menurut Bamsoet, penyelenggaraan Formula E jangan sampai dibatalkan lantaran event olahraga internasional itu dapat menggairahkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan olahraganya, kegiatan otomotifnya harus tetap dijalankan dan kita sukseskan dengan yang pertama, uang yang kita bayarkan tidak mungkin bisa kembali. Itu artinya apa? Kita harus memanfaatkan apa yang sudah kita bayarkan ini di luar urusan hukumnya harus bermanfaat bagi kepentingan rakyat kita,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Bamsoet mencontohkan keberhasilan penyelenggaraan World Superbike di Mandalika di mana tidak hanya masyarakat Lombok dan NTB saja yang merasakan pertumbuhan ekonomi, tetapi masyarakat Bali pun turut juga menikmatinya.

“Kita lihat kemarin impact dari pada World Superbike di Mandalika pertumbuhan ekonomi dalam seminggu di sana tumbuh 5 persen dan bukan hanya Lombok, NTB, tapi juga impact ekonominya sampai ke Bali. Hotel-hotel penuh, penerbangan penuh, restaurant penuh, rumah-rumah penduduk banyak yang ditinggali oleh para turis kemudian UMKM juga tumbuh dari penjualan merchandise, souvenir-souvenir jadi harus dilihat dari sisi itu,” papar Bamsoet.

Bamsoet mengungkapkan, nilai promosi Formula E ini sangat tinggi, apalagi saat ini Indonesia memerlukan dana pasca Covid-19.

“Karena Indonesia pasca Covid ini butuh promosi dunia. World Superbike yang melihat itu ada 1,6 miliar orang di seluruh dunia karena diliput oleh 76 televisi internasional dan dinikmati oleh 150-an lebih negara, sehingga Formula E ini kita selamatkan dari sisi ekonominya. Dari sisi manfaatnya, ada proses-proses yang harus diselesaikan secara hukum silakan diselesaikan,” tutur Ketua DPR RI ke-20 ini.

Bamsoet juga menuturkan, apabila penyelenggaraan Formula E ini berhasil maka nama Indonesia yang akan harum di mata dunia internasional bukan yang lain.

“Nah pertanyaan berikutnya adalah kalau Formula E ini sukses yang namanya bagus siapa? Anies? Bukan, Jakarta? Tidak, Indonesia kan gitu. Jadi harus kita wise dan dewasa. Ini kepentingan kita bersama, KPK silakan teruskan, proses, temukan, hukum, kalau ada ditemukan bukti-bukti yang cukup dan kuat adanya penyimpangan, penyalahgunaan jabatan dan kerugian negara,” imbuh Ketua Umum IMI ini.

Legislator asal Dapil Jateng 7 ini pun mengingatkan, 1 sen uang rakyat yang telah dibayarkan untuk penyelenggaraan Formula E nantinya harus dikembalikan dalam bentuk kemanfaatan ekonomi.

“Karena se-sen uang rakyat yang terlanjut dibayarkan ke Formula E harus kembali dalam bentuk kemanfaatan ekonomi. Ini adalah tugas kita semua,” pungkas Bamsoet.

Related posts