Ketua MPR RI Minta Konglomerat Beli Antiseptik Dan Masker Untuk Fakir Miskin

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyarankan, dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19) sebaiknya Bangsa Indonesia mengedepankan sifat kegotongroyongan yang selama ini telah menjadi filosofi berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan politisi yang akrab disapa Bamsoet tersebut kepada para wartawan di Media Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (17/3/2020).

“Terkait dengan kondisi kekinian, kita menghadapi masalah bangsa bersama, maka yang terpenting kalau kita mengacu pada filosofi, filsafat Pancasila, maka yang harus sudah kedepankan hari-hari indah sifat kegotongroyongan,” katanya.

Bamsoet mengatakan, kekompakan, solidaritas antar sesama anak bangsa, menjaga jarak itu merupakan sikap solidaritas dan kegotongroyongan,

“Artinya selain kita memprotek diri, kita juga membantu orang yang kita beri jarak ini, untuk tidak tertular, itulah yang kita tunjukkan hari- hari ini,” ungkapnya.

Mengenai mahalnya harga masker dan antiseptik saat ini, Bamsoet menilai, sudah saatnya para konglomerat ikut membantu orang-orang yang tidak mampu secara ekonomi untuk mencukupi hal-hal yang diperlukan dalam upaya penanggulangan wabah Covid-19.

“Nah sudah saatnya para konglomerat, para pengusaha, peduli akan hal ini. Menyisihkan sedikit keuntungannya untuk mendermakan kepada masyarakat yang tidak mampu membeli antiseptik itu maupun masker,” tuturnya.

Bamsoet berpendapat, sifat kegotongroyongan itulah yang ingin digugah dari para warga yang secara finansial lebih beruntung dibandingkan rakyat kebanyakan.

“Itulah salah satu cara, kalau ingin berbakti kepada bangsa ini, ya sisihkan sebagian keuntungan perusahaan-perusahaan yang selama ini yang mengambil keuntungan dari tanah bumi pertiwi ini untuk rakyat kebanyakan,” tegasnya.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut, himbauan pemerintah untuk bekerja di rumah atau tidak keluar rumah apabila tidak terpaksa merupakan suatu himbauan yang baik,

“Tapi kalau terpaksa yang menyangkut pelayanan publik, menyangkut kepentingan yang bersifat keperluan dapur, ekonomi, karena situasi ini tidak boleh macet. Ekonomi harus tetap berputar, bank-bank pemerintah maupun swasta harus tetap buka dan warung-untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini juga menuturkan, agar himbauan tidak keluar rumah itu harus dipahami sebagai bentuk pencegahan dan bentuk antisipasi.

“Kita tentu tidak ingin seperti negara-negara Tiongkok atau Korea yang melarang betul-betul warganya keluar rumah, kalau keluar ditangkap, tetapi dengan kesadaran sendiri bahwa kita menjaga kesehatan diri kita dan keluarga dan orang lain dengan menjaga jarak,” cetusnya.

Bamsoet juga menyarankan, wabah Covid-19 ini harus ditangkap oleh para pengusaha Indonesia untuk memulai berbisnis dengan hasil kekayaan alam nasional.

“Ini peluang bagi kita untuk memenuhi kebutuhan akan buah-buahan, akan tumbuhan, sayuran yang dari dalam negeri sendiri, yang selama ini kita impor dari Vietnam dari Thailand dari Tiongkok, termasuk bawang putih dan seterusnya,” pungkasnya. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60