Ketua PWNU Riau Dukung PBNU, Sebut Cak Imin Sosok Arogan

Pekanbaru, LiraNews – Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Riau T. Rusli Ahmad, SE,MM menilai Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin arogan, lantaran pernyataannya merendahkan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Cak Imin berbicara tentang 13 juta suara PKB, bahwa PKB punya pendukung solid sekitar 13 juta dimana para pendukung itu tak terpengaruh oleh siapa pun, termasuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

Read More
banner 300250

Menurut T. Rusli Ahmad, sikap Cak Imun itu sangat tidak menghargai Ketua Umum PBNU dengan menyampaikan perkataan yang kurang patut.

“Saya melihat ada bentuk arogansi saudara Muhaimin selaku Ketua Umum PKB dalam pernyataan tersebut, justru ini sangat tidak baik,” ujar Rusli kepada awak media saat silaturahmi lebaran di kediaman di RA Kopi Aren Rumbai.

Rusli Ahmad menilai ucapan Cak Imin itu seperti mengabaikan peran NU dalam perkembangan politik PKB. Padahal selama ini lumbung suara terbesar PKB justru adalah warga NU.

“Selama ini NU memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap perolehan suara PKB, sementara itu apa yang diberikan PKB ke NU. Saya setuju dengan sikap PBNU,” sebut Rusli Ahmad. 

Ia menilai PKB mestinya lebih memperbaiki hubungan dengan PBNU atau melakukan upaya-upaya pendekatan politik untuk merajut komunikasi dengan Nahdiyin.

“Membangun dan merawat komunikasi, itu harusnya dilakukan oleh partai politik. Bukan justru memunculkan arogansi yang sesungguhnya sangat tidak memiliki faedah bagi partai PKB,” lanjutnya

Menurut Rusli Ahmad, ucapan Cak Imin merupakan suatu kepanikan dan rasa kuatir berlebihan jika partainya ditinggalkan oleh kaum Nahdiyin sebagai basis dari pemilihnya.

Related posts