Ketua Satgas Pemantau LIRA : Stop! Jangan Korbankan Anak-anak Hanya Untuk Kampanye

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Satgas LIRA menghadiri undangan sosialisasi tahapan kampanye KPU Surabaya, Selasa (22/9/2020). Sosialisasi yang dikemas dengan seminar tahapan kampanye di hotel Haris dihadiri oleh beberapa elemen masyarakat. Seperti Parpol, LSM, Ormas, media, mahasiswa, dan pemantau independen pilwali kota Surabaya.

Sosialisasi yang mendatangkan dua pemateri dari KPU dan Bawaslu berjalan dengan lancar. Ada dua materi yang disajikan oleh panitia untuk peserta.

Read More

banner 300250

Gogod Cahyo Bascoro, komisioner KPU Jatim menjelaskan, Regulasi dan undang undang pemilu tidak banyak perubahan untuk pilwali Desember mendatang. Hanya saja KPU dalam setiap pertemuan bacalon walikota dan wakil wali kota Surabaya dengan warga membatasi tidak melebihi seratus orang dalam setiap pertemuan karena sedang pandemi.

“Hal itu di lakukan oleh KPU karena memandang pentingnya menjaga kesehatan warga,” ujar Gogod saat memberikan materi pada peserta.

Selain itu ada regulasi baru menarik yang di bentuk oleh KPU. Yakni tidak boleh mencantumkan gambar tokoh selain dari partai pengusung di APK salah satu paslon.

Ketua Satgas LIRA, Abd. Haris SH saat di wawancarai terkait kesiapannya menjadi pemantau pilwali mengaku sangat siap.

“Jika ditanyakan kesiapan sebagai tim pemantau tentu kami sangat siap. Kami akan membentuk strategi baru atas pemantau dilapangan nanti, kami mengandalkan kecanggihan alat teknologi untuk bisa merekam visual di setiap kegiatan kampanye nantinya,” terangnya.

“Sehingga harapan kami dalam kampanye nanti semua pihak mengikuti aturan protokoler kesehatan dalam kampanye, lebih-lebih mengajak anak-anak ikut dalam kampanye, Stop jangan korbankan masa depan anak-anak bangsa hanya untuk Meramaikan Pilkada,” tegasnya. LN-ABS

banner 300x250

Related posts

banner 468x60