Kivlan: Pki Menyalahkan Soeharto Dan Tentara

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Jakarta, LiraNews.com – Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen mengungkapkan, acara “Asik-Asik Aksi” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)/LBH, fokus akan menyatakan kalau dalam peristiwa 65 Soeharto adalah pihak yang salah.

Acara yang merupakan aksi solidaritas untuk meluruskan fakta sejarah 65 adalah seminar dalam rangka agar PKI tidak salah dan TAP MPRS Nomor 25 dicabut berujung pada kerusuhan dini hari.

“Yang salah itu Soeharto, yang salah itu tentara, yang salah orde baru. Jadi untuk itu agar mereka tidak bersalah, mereka meminta TAP MPR itu dicabut jadi mereka mau bangkit lagi dong. Kalau mereka bangkit lagi terjadi perang saudara,” ujar Kivlan.

Untuk itu, Kivlan mengharapkan pemerintah bisa tegas bahwa TAP MPRS tidak akan dicabut, karena bisa menimbulkan gejolak sosial yang besar. Karena akan membuat propaganda, mengadudomba berkelahi lagi seperti dulu.

Kivlan mengaku, dirinya memang diundang dalam acara tersebut. Hanya saja, dai mengaku tidak bisa menghadiri undangan tersebut, lantaran masih di luar kota.

Intinya, kata Kivlan, seminar itu untuk menyatakan diri mereka tidak bersalah dan mereka bisa hidup kembali. LN-AZA

 

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Wed Sep 20 , 2017
LiraNews.Com