Komandan Kodiklatal Buka Dikmapa PK TNI AL Angkatan ke-26 TA 2019 Khusus Tenaga Kesehatan

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Surabaya, LiraNews – Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Dedy Yulianto secara resmi membuka Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikmapa PK) TNI Angkatan Laut Angkatan ke-26 Ta 2019 Khusus Tenaga Kesehatan yang dilaksanakan di gedung Betelgeuse Pusat Pendidikan Lanjutan Perwira (Pusdiklapa) Kesatrian Bumimoro Kodiklatal Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Pembukaan pendidikan tersebut diikuti 50 siswa Dikmapa yang sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan di Akmil Magelang Jawa Tengah. Dari 50 Perwira Siswa tersebut mayoritas terdiri Korps Kesehatan yaitu 46 orang sedangkan sisanya korps Khusus 3 orang dan korps Suplay 1 orang.

Komandan Kodiklatal Laksda TNI Dedy Yulianto dalam sambutanya menyampaikan ucapkan selamat atas pelantikan para siswa menjadi perwira pertama TNI AL dengan pangkat letnan dua, sekaligus selamat datang di korps perwira TNI AL. Komandan Kodiklatal berharap, pendidikan dasar keprajuritan dan dasar golongan selama lima bulan yang dilaksanakan di Akmil Magelang, mampu mengubah pribadi yang berasal dari masyarakat umum menjadi perwira TNI Angkatan Laut yang memiliki sikap mental dan kepribadian, pengetahuan dan keterampilan serta kesamaptaan jasmani sebagai seorang perwira yang andal dan cakap untuk melanjutkan pendidikan ke tahap berikutnya secara profesional di bidang kesehatan.

“Pendidikan Dikmapa PK TNI AL angkatan ke-26 Ta 2019, pendidikan secara keseluruhan akan dilaksanakan selama 5,5 bulan, terbagi dalam dua tahap. Pertama, para perwira siswa akan mengikuti pendidikan tahap lanjutan gabungan(kematraan) di sekolah fungsi Pusdiklapa selama 1,5 bulan. Setelah itu, dilanjutkan tahap dasar golongan lanjutan profesi di pusdik terkait selama 4 bulan,” kata Komandan Kodiklatal Laksda TNI Dedy Yulianto , Selasa (3/12/2019).

Adapun tujuan dari pendidikan pertama perwira, masih kata Laksda Dedy Yulianto, mendidik perwira siswa agar menjadi perwira TNI AL yang memiliki kemampuan profesi, kepemimpinan dan kesamaptaan jasmani prajurit matra laut yang mampu berpikir, bersikap dan bertindak sesuai dengan tuntutan fungsi teknis yang diarahkan pada spektrum pekerjaan dalam penugasan awal di kapal maupun organisasi TNI AL lainnya, serta mampu mengembangkan pribadi sebagai kader pemimpin TNI AL masa depan guna mendukung terwujudnya organisasi yang profesional dan modern serta berkemampuan proyeksi regional dan berkomitmen global.

“Sebagai lulusan yang berasal dari perguruan tinggi lanjut Dankodiklatal, dirinya yakin para siswa akan mampu menjadi prajurit TNI AL yang dapat diandalkan dalam mengemban setiap tugas negara, asal para perwira memiliki kemauan untuk berkembang dengan berupaya meningkatkan kemampuan pribadi melalui pendidikan umum dan militer serta melaksanakan penugasan melalui tour of duty dan tour of area,” terangnya.

“Mulai hari ini, saudara akan menapaki jalan panjang yang penuh dengan tantangan. Berbagai pendidikan lanjutan serta penugasan menjadi titian jenjang karier yang berliku yang akan saudara lalui. Tempuhlah semua perjalanan berat itu dengan penuh semangat dan kesungguhan disertai sikap sabar, ikhlas, dan tawakal agar saudara ke depan sukses dan bisa mencapai karier tertinggi sebagaimana yang saudara cita-citakan.” imbuh Komandan Kodiklatal

Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama Kodiklatal diantaranya Wadan Kodiklatal, para Direktur Kodiklatal, Inspektur Kodiklatal para Komandan Pusdik dan Kodik dijajaran Kodiklatal. Reporter: Alamuddin

Wed Dec 4 , 2019
Jakarta, LiraNews – Pengamat politik menilai perlu diapresiasi keputusan mundurnya Bambang Soesatyo dari pencalonan sebagai ketua umum Golkar 2019-2024 jelang Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang baru dibuka Selasa (03/12) malam di Hotel Rtiz-Carlton, Kuningan, Jakarta. Pengunduran diri Bambang Soesatyo atau Bamsoet diumumkannya setelah bertemu tokoh senior Golkar sekaligus Menteri […]