Komisi VI DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Desk Covid-19 Terkait 2 WNI Yang Terpapar Virus Corona

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin mengapresiasi, langkah yang dilakukan pemerintah dalam menyikapi kasus virus Corona yang menjangkiti dua warga Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Mukhtarudin kepada para wartawan melalui Siaran Pers, Selasa (3/3/2020).

“Kita apresiasi sikap pemerintah yang mengumumkan langsung kepada publik terkait kasus ini,” katanya.

Mukhtarudin menyarankan, agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah antisipatif dan mitigasi yang diperlukan dalam menghadapi virus corona ini.

“Sesuai SOP dari WHO. Desk Corona diperlukan agar pemerintah dapat dengan mudah memantau penyebaran virus corona ini. Agar lebih terkoordinir, terarah dengan adanya Desk Corona ini,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar ini menghimbau, jangan anggap remeh wabah virus corona, karena WHO (World Health Organization) telah menetapkan status COVID-19 (Corona Virus) sebagai Darurat Kesehatan Global.

“Oleh karena itu perlu disikapi dengan serius, semua stakeholder agar mempersiapkan dan menerapkan Management Crisis. Pemerintah segera membentuk Desk COVID-19. Untuk itu sekali lagi anggaran darurat dan pembentukan desk Corona mutlak diperlukan,” tuturnya.

Mukhtarudin juga menyarankan, agar pemerintah secepatnya melakukan sosialisasi secara masif dan terus menerus kepada masyarakat terkait hal ini.

“Sosialisasi mesti ditingkatkan ke masyarakat. Pemerintah dengan infrastrukturnya yang ada, seperti puskesmas, posyandu harus jadi garda terdepan menginformasikan atau mensosialisasikan kepada masyarakat terkait COVID-19 ini, langkah-langkah pencegahan dan antisipasi sangat dibutuhkan masyarakat untuk menghadapi penyebaran virus Corona,” ujarnya.

Selain itu, jelas Mukhtarudin, pemerintah juga harus menginstruksikan kepada seluruh rumah sakit (RS) di seluruh Indonesia untuk bersiap hadapi kondisi terburuk.

“RS di seluruh Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan dan siap untuk menanggulangi jika ada ditemukan kasus suspect COVID-19. Pemerintah juga harus menambah peralatan-peralatan medis yang diperlukan,” imbuhnya.

Mukhtarudin juga mengimbau, kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik pasca pemerintah mengumumkan adanya dua warga terjangkit virus corona.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik berlebihan apalagi sampai tidak keluar rumah. Karena virus ini sifatnya tidak menular melalui udara tapi melalui kontak jarak dekat itu pun dengan orang yang dinyatakan terjangkit.

Anggota DPR RI asal Dapil Kalteng tersebut juga menyarankan, agar masyarakat lebih mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jadi tidak perlu panik, yang penting jaga daya tahan tubuh dan waspada serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar terhindar dari segala macam penyakit,” sarannya.

Dirinya juga meminta, agar pemerintah proaktif memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan terus memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

“Dan Pemerintah juga harus secepatnya menulusuri jejak dua orang yang terjangkit itu untuk kemudian secepatnya diambil langkah-lamgkah antisipatif di tempat-tempat yang pernah disinggahi dua orang itu,” sambungnya.

Lebih lanjut Mukhtarudin juga meminta, para Pimpinan DPR RI untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menghadapi kasus ini.

“Pimpinan DPR dan pimpinan Komisi yang terkait mesti berkoordinasi dengan pemerintah dan bersama-sama menghadapi kondisi ini,” pungkasnya. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60