Komisi XI DPR RI Bentuk Panja Jiwasraya

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Komisi XI DPR RI akhirnya memutuskan membentuk panitia kerja (panja) untuk mengusut kasus korupsi Asuransi Jiwasraya.

Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto mengatakan, pembentukan panja berdasarkan rapat yang telah digelar oleh komisinya dengan para mitra kerja.

Hal tersebut disampaikan Dito kepada para awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (21/1/2020).

“Kami ingin sampaikan, kami Komisi XI DPR RI yang merupakan komisi keuangan dan perbankan kemarin telah menetapkan untuk membentuk panitia kerja (panja) pengawasan industri keuangan,” katanya.

Panja tersebut, kata Dito, tak hanya mengusut masalah Jiwasraya, namun juga industri jasa keuangan lainnya.

Politisi Golkar tersebut mengatakan, Komisi XI DPR RI juga akan membahas masalah yang dialami Bumiputera, Asabri, Bank Muamalat dan Taspen.

“Situasi perkembangan yang cukup dinamis akhir-akhir ini kami memutuskan untuk membuat panja pengawasan industri keuangan, tidak hanya Jiwasraya tetapi prioritas kita Jiwasraya, kemudian Bumiputera, Bank Muamalat, Asabri dan Taspen,” ungkapnya.

Dito memastikan, Komisi XI DPR RI akan berkoordinasi dengan Komisi VI RI yang terlebih dahulu membuat Panja Jiwasraya.

Hal itu, lanjut Dito, agar kerja dari masing-masing komisi tidak berlawanan sehingga dana nasabah bisa segera dikembalikan.

“Kami akan berkoordinasi terus karena Komisi VI juga sudah membuat panja, Komisi XI juga kami akan berkoordinasi sehingga tidak overlap,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisi VI DPR RI sepakat membentuk panitia kerja (panja) untuk mengusut kasus gagal bayar polis nasabah asuransi Jiwasraya.

Keputusan pembentukan Panja diambil berdasarkan rapat internal Komisi VI DPR RI.

Kejaksaan Agung (Kejakgung) sendiri telah menetapkan lima tersangka dugaan korupsi Jiwasraya.

Kelima tersangka kasus korupsi Jiwasraya ditahan terpisah, yakni, mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim ditahan di Pomdam Jaya Guntur, mantan Kepala Divisi Investasi ‎Jiwasraya Syahmirwan ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur

Mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny ditahan di Rutan KPK. Terakhir Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral, Heru Hidayat ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

‎Kelimanya diancam dengan pasal 2 dan pasal 3 UU no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60