Komnas Anak Apresiasi Polda Jatim Tangkap Pendeta Pedofil

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengapreasi kerja cepat dan profesional Direskrimum Polda Jawa Timur dan jajarannya telah menangkap dan menetapkan seorang Pendeta inisial HL (50) diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap anak.

“Atas perbuatannya, sang bersesuaian dengan UU RI Nomor : 17 Tahun 2016 tentang penerapan Perpu No. 01 Tahun 2016 tentang perubahan UUU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pendeta HL terancam maksimal pidana penjara 20 tahun,” ujar Arist Merdeka Sirait.

Atas bukti-bukti yang cukup yang diperoleh Polda Jawa Timur, Arist Merdeka Sirait kepada sejumlah media mengatakan sangat mendukung upaya dan langkah penegakan hukum yang dilakukan Direskrimum Polda Jawa Timur.

“Sangat dipastikan Polda JawaTimur akan bertindak profesioal dan sangat menduku ng sikap Direskrimum dan jajaran penyidikya tidak ada kata “DAMAI” atas segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak termasuk yang diduga dilakukan sang pendeta Cabul itu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, lanjut Arist, peristiwa kejahatan seksual yang dilakukan Pendeta HL sudah 17 tahun berjalan saat korban masih berusia 10 tahun. Perbuatan bejat itu dilakukan pelaku di lingkungan Gereja dan di rumah terduga pelaku yang juga masih dilingkungan Gereja.

“Padahal korban sesungguhnya sudah dianggap anak rohani sang Pendeta cabul itu sejak korban masih usia anak. Dan orangtua korban diketahui adalah jemaat penyumbang terbesar operasional pelayanan gereja. Inilah yang membuat orangtua korban menjadi marah besar dan melaporkan pelaku ke Polda Jawa Timur,” terang Arist Merdeka Sirait.

“Demi kepentingan terbaik dan keadilan bagi korban, Komnas Perlindungan Anak Indonesia bersama Komnas Anak kantor perwakilan Jawa Timur segera membentuk Tim Advokasi dan Rehabilitasi Sosial Anak guna mengawal proses Hukum dan memberikan dampingan pemulihan psikologis korban dan Rehabilitasi sosial korban,” pungkas Arist. LN-RED

banner 300x250

Related posts

banner 468x60