Komplotan Narkoba Ditangkap Dan Ditembak Mati

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Unit II Reskoba Polrestabes Surabaya membongkar jaringan narkoba jenis sabu. Bahkan, polisi saat menangkap para pelaku, ada satu pelaku yang terpaksa ditembak mati, karena melawan dengan sajam. Identitas pelaku.yang ditembak mati bernama, M. Ismail alias Roni (33) asli Bangkalan Madura yang tinggal di Jalan Indrapura 3, Surabaya.

Sementara pelaku lainnya yang masih hidup, M. Nur (41) asal Jalan Gresikan 1, Surabaya, ditembak pada bagian kaki. Tiga lainnya, Fauzen (23) asal Jalan Simo Sidomulyo Surabaya, Romadhoni (24) Jalan Simo Sidomulyo Surabaya, Ibnu Mayis (28) asal Jalan Pacar Kembang Langgar 7, Surabaya, selamat.

Kasatnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menerangakan, penangkapan kelompok ini berawal pada, Selasa (10/3/ 2020), polisi mendapatkan Informasi dari cepu atau masyarakat bahwa seringnya terjadi peredaran sabu kawasan Simo dan sekitarnya.

Dari hasil pelidikan polisi, didapati infomasi kalau Rabu (11/3/ 2020) sekira pukul 16.45 WIB akan ada transaksi narkoba. Benar, saja polisi mendapati Fauzen bersama Romadhoni di Jalan Lebak Jaya Gg. 3 Surabaya.“Disana, ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik sabu seberat 25 gram dan dua HP,” kata AKBP Memo Ardian, Jum’at (13/3/2020).

Begitu dikembangkan, Petugas mendapatkan petunjuk dari HP
millk Fauzen, di salah satu chat terdapat informasi ada seseorang bernama Nur. Dia dicurigai sebagai bandar besar menjadi pemasok sabu untuk wilayah Simo dan sekitarnya.

Nur Sendiri diketahui keberadaanya dan dibekuk di Jalan Gresikan 1, Surabaya. Dari interogasi lapangan ditemukan barang buktl sabu seberat 500 gram yang dibawa oleh Nur. Ternyata sabu yang dibawa Nur milik dari Roni (Tewas). Dia tinggal di sebuah kos di daerah Sukodirono II, Suko – Sidoarjo.

“Dari Roni inilah muncul nama
Ibnu Mayis yang di curigai juga pengedar sabu, setalah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 7 poket sabu seberat 300 gram,” terang Kompol Memo.

Kepada petugas Mayis mengaku barang bukti tersebut adalah millik Roni yang ditembak petugas. Barang bukti yang didapat dari kelompok ini, Narkotika sabu seberat 1,5 Kg, dan Pisau Penghabisan. LN-Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60