Komunitas Gresik Sumpek Bantu Warga Bungah Yang Kehilangan Anaknya

  • Whatsapp
banner 468x60

Gresik, LiraNews – Komunitas Gresik Sumpek (GS) sangat membantu masyarakat apabila ada permasalahan yang tidak biasa terpecahkan. Seperti baru-baru ini ada warga Bungah yang kehilangan anak, orang tuanya memberitakan atau memposting di media facebook Gresik Sumpek.

Tidak lama kemudian ada penemuan mayat yang terikat tangan dan kakinya.di Komplek Bukit Jamur Desa Bunga Kec Bungah Gresik, Sabtu (31/10/2020).

Presiden Gresik Sumpek(GS), Cak Warsito Elem mengatakan, bahwa Arifin orang tua yang kehilangan anak tersebut ternyata masih ada hubungan teman dari semenjak dahulu.

Pada tanggal 28 Oktober 2020 sekitar pukul 16.30 anak tersebut pamitan kepada orang tuanya dengan menggunakan sarung, baju Koko dan songkok hitam untuk ikut perayaan mauludan di masjid dekat rumah korban. “Sejak saat itulah anak tersebut belum kembali pulang. Selang dua hari kemudian ada berita mengejutkan penemuan mayat di daerah desa bunga bukit jamur,” jelasnya.

Menurut keterangan dari orang tua korban, Arifin, dugaan kuat mayat anak yang di temukan tersebut kalau dilihat dari ciri-cirinya adalah anaknyayang bernama Aril.

“Namun untuk lebih memastikan lagi bahwa itu anaknya, pihak orang tua masih menunggu hasil otopsi team pemeriksaan forensik mayat dari Rumah sakit Ibnu Sina Gresik,” terangnya.

Menurut keterangan Kapolsek Bungah AKP Sujiran S. Sos, bahwa mayat yang ditemukan tersebut bukan ciri-ciri yang disebut oleh orang tua korban.

“Mayat tersebut diperkirakan sudah empat atau lima hari dan susah untuk dikenali karena badan korban sudah melepuh dan membusuk. Korban hanya tersisa di badan baju berwarna putih. Dan tidak ada barang lainnya yang ditemukan,” jelasnya.

Kedua orang tua korban baru melaporkan anaknya yang hilang ke Polsek Bungah pada hari ini, Sabtu (31/10/2020) sejak jam 09.00 pagi tadi, namun anak yang mulai tidak pulang ke rumah sejak hari Kamis (28/10/2020) setelah ada mayat di temukan.

Dipastikan setelah di beri tahu ciri-ciri anak tersebut, menurut Kapolsek Bungah ternyata bukan anaknya yang di maksud. “Anak itu bukan anak kandung melainkan anak angkat dari semenjak kecil di rawatnya,” terang AKP Sujiran.

Dia mengimbau, bagi warga Gresik yang merasa kehilangan anak silahkan melapor atau datang ke Polsek Bungah. “Siapa tahu mayat yang ditemukan tersebut anak atau keluarganya,” imbuhnya. LN-SAN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60