Kordinaror DKP ICW Egi Primayogha: Wacana Penundaan Pemilu 2024 Cederai Amanat Reformasi

Jakarta, LiraNews –¬†Dari berbagai partai politik yang mengusulkan penundaan pesta Demograsi Pemilu 2024, Oleh Indonesia Compotion Watch (ICW) agar tidak melanjutkan usulan yang menodai makna Repormasi, bahkan dapat memantik kemarahan Publik yang dapat mengacaukan tatanan Demograsi Dan Hukum serta memberikan Pendidikan Politik yamg Buruk bagi Masyarakat.

“Jika Pemilu 2024 akan ditunda, maka ini sangat mengancam Proses Demokrasi Indonesia yang berpotensi akan adanya kepemimpinan Otoritarian,” ujar Edi pada pernyataan tertulisnya.

ICW mendesak Partai politik yang menjadi pengusul akan penundaan Pemilu 2024, PKB, PAN, Golongan Karya yang merupakan partai tertua dan mengetahui makna amanat Reformasi untuk segera mencabutnya.

“Mari kita konsisten pada keputusan KPU No 21 Tahun 2022 yang telah disahkan bersama Komisi II DPR- RI Pemerintah dan penyelenggara Pemilu. Dan kepada Parpol Lain agar tidak mengikuti PKB, PAN dan Golkar yang mendukung penundaan Pemilu 2024,” tegasnya.

ICW meminta kepada Presiden Joko Widodo menolak tegas penundaan serta konsekuen atas Jadwal Pemilu yang sudah di tetapkan oleh KPU berdasarkan Konsultasi Bersama Pemerintah dan DPR.

Adapun alasan penundaan karena stabilitas Ekonomi sangat tidak relevan, perumbuhan ekonomi pada Triwulan II-tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 7,71 % dan berpotensi Naik ditahun 2022.

Pilkada serentak di tahun 2020 juga terselenggara dengan sukses di 270 daerah dengan Baik, yang menerapkan Protokol Kesehatan yang tertib.

“Maka dengan alasan adanya Pandemi Covid-19 tidak masuk akal,alias tidak relevan. Terbukti tingkat Partisipasi pada Pilkada serentak 2020 mencapai 76,09 persen,” tutup Egi. LN-Syabru

Related posts