Kpk Tidak Mampu Usut Sumber Waras, Nasir Sebut Lembaga Lucu-Lucuan

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Jakarta, LiraNews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibubarkan bila sudah lempar handuk atau tidak mampu menangani kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Sumber Waras yang melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil terkait permintaan lembaga anti rasuah tersebut mempersilakan instansi penegak hukum seperti Polri dan Kejaksaan mengambilalih kasus yang diduga merugikan negara Rp 191 miliar itu. 

Nasir menegaskan, KPK bila tidak mampu mengusut kasus Sumber Waras lebih baik dibubarkan.

“Ini kan seperti lucu-lucuan, kasus yang mudah diambil, kasus yang besar dilimpahkan, ini apa-apaan. Kalau mau melempar handuk bilang, padahal kita (DPR) belum kasih handuk,” ujar Nasir kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Menurutnya, kewenangan KPK saat ini sudah lebih unggul ketimbang Polri dan Kejaksaan. Sehingga, hal ini menimbulkan pertanyaan perihal kerja KPK.

“Harus jelaskan dong kenapa, apakah ada intervensi penguasa atau ada kekuatan lain. Jangan lempar bola panas. Kalo nggak bisa lebih baik mundur, dan kita nggak perlu lagi KPK,” jelasnya.

Untuk itu, dia meminta Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan pernyataan bahwa KPK mempersilakan instansi penegak hukum yang lain untuk menuntaskan perkara Rumah Sakit Sumber Waras. LN-AZA

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Fri Jul 7 , 2017
LiraNews.Com