KSPSI Sulawesi Selatan Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

  • Whatsapp
banner 468x60

Makassar, LiraNews – Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Rapat Konsolidasi dan Koordinasi yang dilaksanakan pada hari Sabtu , 29 Februari 2020 di Hotel Bahagia Jln.Buru, Makassar.

Turut hadir para pengurus DPD KSPSI Prov.Sulsel , Pengurus PD Federasi Kspsi dan DPC Yakni DPC kspsi Maros , Dpc kspsi Pangkep , DPC Kspsi Gowa , dengan agenda rapat sbb : Menyikapi Omnibus Law Ketenagakerjaan, Persiapan May Day 2020 , 3lPersiapan pelaksanaan Kongres KSPSI dan Menyikapi Isu2 Kasus Ketenagakerjaan.

Ketua KSPSI Sulawesi Selatan, Basri Abbas, SH dan Abd.Muis, SH sebagai sekretaris mempertegas bahwa Dewan Pimpinan Daerah KSPSI dengan Tegas Menolak RUU Omnibus Law Cipta kerja.

“Karena ini sangat merugikan para pekerja buruh di indonesia, dan Dewan Pimpinan Daerah KSPSI Sulawesi Selatan, akan membuat Himbauan atau Instruksi utk agenda gerakan aksi Tolak Omnibus law cipta kerja kepada seluruh DPC kspsi dan PC Federasi KSPSIbSulawesi Selatan untuk melaksanakan aksi Tolak Ombibus Law cipta kerja pd tgl 23 Maret 2020 di kab/ kota Wilayah Sulawesi Selatan dan khusus Makassar pelaksanaan aksi tersebut akan melibatkan PD federasi dan DPC Kspsi Gowa, Maros dan Pangkep,” ujarnya.

Aksi ini melibatkan seluruh anggota KSPSI, dan terkait pelaksanaan May Day DPD KSPSI, Sulawesi Selatan, tetap akan mengadakan kegiatan lain dalam rangka memperingati may day, 2020. seperti kegiatan Dialog , Bakti Sosial dan Buka puasa bersama.

May day tahun ini sudah masuk bulan puasa dan adapun kegiatan aksi aksi pra may day tetap akan dilaksanakan sebelum masuk bulan puasa, lanjut bahwa KSPSI, Sulawesi Selatan, Sudah mengadakan persiapan untuk pelaksanaan Kongres KSPSI, dengan melibatkan seluruh DPC KSPSI, Kab/ Kota Sulawesi Selatan, sebagai peserta Kongres dan federasi sebagai Peninjau di kongres KSPSI.

“Isu dan kasus ketenagakerjaan seperti masalah anggota federasi Par dihotel Claro dan masalah PHK, anggota federasi Niba di PT.BPK BTN akan tetap memberikan perhatian yang besar dan kalo diagendakan pada aksi Tolak Omnibus Law,” katanya.

Rapat ini disepakati Aksi Tolak Omnibus Law Cipta kerja, pada tgl 23 Maret 2020, dan terkait titik aksi akan di plenokan kembali.

“Harapan kami bahwa aksi kami ini, terlaksana pada tgl 23 maret 2020, ini dpt dikawal dgn baik dr pihak kepolisian termasuk anggota SPSI, yang dari, Kabupaten, Pangkep, Kabupaten, Maros, dan Kabupaten Gowa,” katanya.

Yang akan mengikuti aksi di Makassar kawal juga dengan baik sejak berangkat dan sampai pulang setelah melaksanakan aksi di Makassar. LN-SUB

banner 300x250

Related posts

banner 468x60