LDC Ajak Kemenko Marves dan KKP Buat Pekan Literasi Maritim yang Inklusif

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – LIRA Disability Care (LDC) mengapresiasi Kemenko Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menggelar kick off Peringatan Hari Maritim Nasional ke-57 secara virtual di Jakarta, Pada Hari Kamis (16/9/2021).

Ketua LDC Abdul Majid mengatakan, kick off Peringatan Hari Maritim Nasional ke-57 itu sangat penting untuk menambah literasi kemaritiman Indonesia kepada generasi muda.

Read More
banner 300250

Dalam forum diskusi daring itu, Majid memberikan masukan kepada Kemenko Marves dan KKP agar event tersebut digelar dengan inklusif dan aksesibel untuk para penyandang disabilitas.

“Saya suka keindahan maritim Indonesia dari sejak dulu, saya sering mengunjungi nusa dua, sanur dan spot wisata indah lainnya di Bali sebelum saya menjadi penyandang disabilitas netra,” kata Majid.

Sebagai seorang difabel netra, Majid tetap menyukai keindahan maritim Indonesia dengan perspektif dan cara yang berbeda. Ia membutuhkan bantuan seseorang untuk mendiskripsikan bagaimana kondisi dan keindahan laut saat ini dan lainnya.

“Sekilas pada saat menyimak film Samudera Loka, saya dapat larut kedalam cerita itu. Namun ada beberapa scene yang tidak dapat saya ikuti karena tidak adanya fasilitas narrator dalam film itu seperti scene yang menggambarkan pesona dalam laut di tulamben Bali,” ungkapnya.

Majid menambahkan, kedepannya industri kreatif film harus juga inklusif agar mampu mengakomodir penonton dari berbagai ragam disabilitas.

Ia menegaskan event yang baik ini harus digelar secara inklusif, agar dapat diikuti seluruh ragam penyandang disabilitas sebagai sarana penguatan literasi kemaritiman Indonesia.

“Tidak boleh lagi ada diskrimanasi pada seluruh event-event yang digelar oleh Menko Marves,” pungkas Majid yang juga seorang penulis scenario film.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal PRL Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Hendra Yusran Siry menyambut positif gagasan untuk membuat gelaran literasi kemaritiman Indonesia secara inklusif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas.

Hendra mengatakan, bahwa ini akan menjadi catatan penting dan akan kami sampaikan ke pimpinan. Juga agar event-event seperti ini nantinya harus inklusif agar dapat diikuti para penyandang disabilitas.

“Memang pada film series Samudera Loka yang diproduksi oleh KKP belum menyediakan fitur khusus untuk membantu para disabilitas memahami semua konten film tersebut,” jelasnya.

Semoga kedepannya, kita bisa bekerjasama dengan mas alif steve untuk membuat karya film yang aksesibel dan inklusif,” pungkasnya.

Diketahui, pada sesi Pekan Literasi Maritim ini, telah diadakan diskusi resensi film “Samudera Loka” karya film KKP secara daring bersama Sekretaris Direktorat Jenderal PRL KKP Hendra Yusran Siry dan turut juga menghadirkan Alif Steve sutradara film series Samudera Loka.

Dalam sesi diskusi publik yang membahas resensi film itu, para narasumber dan peserta tampak terlihat antusias mendiskusikan literasi kemaritiman Indonesia yang diangkat lewat industri kreatif film.

Related posts