LDC dan BEM Ubhara Gelar Talk Show Internasional Tentang Disabilitas dan Beasiswa AAS

Surabaya, LiraNews – Dalam rangka merayakan Hari Disabilitas Internasional “HDI” 2020, yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 3 Desemberr. Badan Eksekutif Mahasiswa Ubhara berkolaborasi dengan LIRA Disability Care (LDC) menyelenggarakan Talk Show International dengan tema “Learn from Disabilities, Catch The World With International Scholarship” secara daring pada Senin, 14 Desember 2020.

Fitroh Nadyah presiden BEM Ubhara Surabaya dalam sambutannya, menyampaikan selamat merayakan hari disabilitas internasional kepada seluruh kawan-kawan penyandang disabilitas seluruh Indonesia.

“Saya juga mengucapkan respect kepada Presiden LSM LIRA bapak HM. Jusuf Rizal yang sudah berkenan hadir di Zoom meeting sebagai peserta dan sekaligus berkenan me-launching LDC di awal sesi acara,” ujarnya.

Dia berharap semoga perayaan HDI yang bertepatan dengan suasana pandemi Covid-19, malah menambah spirit dalam membuat karya dan prestasi nyata disegala bidang khususnya bidang pendidikan.

Afit menambahkan, semoga dengan kegiatan ini bisa menstimulus teman-teman agar lebih peduli dengan isu-isu disabilitas dan mengambil banyak pelajaran khususnya mendapatkan beasiswa internasional Australia Award Scholarship (AAS).

“Dengan mengucap bismillah, pagi ini saya launching LIRA Disability Care (LDC) sebagai organ baru Lembaga Sayap Organisasi (LSO) LSM LIRA,” tuturnya  mengutip kata-kata H.M. Jusuf Rizal saat melakukan launching LDC.

“Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada adek-adek BEM Ubhara yang telah menginisiasi acara ini, semoga pada acara Talk Show Internasional dan launching LDC ini membawa banyak perubahan dalam mengawal isu-isu dan memberikan advokasi bagi penyandang disabilitas,” kata Jusuf Rizal dalam sambutannya secara virtual.

JR sapaan akrabnya turut memberikan apresiasi kepada Abdul Majid sebagai direktur LDC yang sudah menginisiasi gerakan ini. “Mas Majid ini adalah kader LSM LIRA yang tahun ini juga mendapatkan beasiswa dari pemerintah Australia, semoga dengan hal itu bias membuka jaringan LSM LIRA di level internasional,” ungkapnya.

Diketahui, acara Talk Show International dengan tema “learn from disabilities, catch the world with international scholarship” menghadirkan dua narasumber penyandang disabilitas netra. Keduanya adalah pemenang beasiswa bergengsi Australia Award Scholarship (AAS).

Pembicara pertama yang langsung berbicara dari kota Adelaide – South Australia adalah Eka Pratiwi Taufanti mahasiswa program Master Disability Policy and Practice di Flinders University Adelaide, South Australia.

Tampil sebagai pembicara kedua adalah, Abdul Majid,SE. pemenang beasiswa AAS short course program 2021 “Democratic Resilience, Youth Participatian Democracy in Indonesia” di Queenslan University of Technology Australia dan juga sebagai mantan presiden BEM Ubhara Surabaya.

Secara umum,TalkShow yang dipandu oleh Linda Ariska Ambarsari Sekjend BEM Ubhara itu banyak membicarakan tentang dunia disabilitas dan tips untuk mendapatkan beasiswa Australia Award Scholarship (AAS). Para audiences juga terlihat aktif memberikan respon dan pertanyaan kepada kedua narasumber sehingga membuat talkshow menjadi lebih hidup. LN-TIM

Related posts