Lsi : Masyarakat Dki Tidak Ingin Punya Gubernur Terdakwa Penista Agama

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan bahwa dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta putaran kedua pada 19 Apri 2017 mendatang, pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno relatif unggul dibandingkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat.

“Jika pilkada dilakukan pada saat survei dilaksanakan, DKI Jakarta akan punya gubernur baru yang bernama Anies Baswedan,” ujar Peneliti LSI Ardian Sopa kepada media di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Ardian menjelakan, survei yang dilakukan pada 7-10 April 2017 di Jakarta Anies-Sandi unggul sekitar 51,4 persen, sedangkan Ahok-Djarot sekitar 42,7 persen.

Survei yang dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 4,8 persen.

“Ada empat isu penting yang mempengaruhi dinamika suara kedua pasangan calon tersebut. Pertama, adalah kepuasan,” terangnya.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ahok selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, katanya, tidak terkonversi menjadi suara image personal Ahok di mata masyarakat.

Sedangkan isu kedua, lanjutnya, elektabilitas Ahok-Djarot menurun karena tren isu penistaan agama di mata masyarakat.

Ketiga, masyarakat Jakarta tidak ingin dipimpin terdakwa penista agama. Dari hasil survei LSI, sekitar 51,4 persen responden tidak rela Gubernur DKI terpilih adalah seorang terdakwa penista agama.

“Terakhir, mayoritas responden menginginkan gubernur baru. Sekitar 54,1 persen responden ingin mempunyai gubernur baru,” pungkasnya. LN-JMP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60