LSM KAMI Sampaikan Klarifikasi Pemberitaan Terkait Galian C Desa Sumberkerang 

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KAMI mengklarifikasi sekaligus menyatakan mencabut pemberitaan tentang Tambang Galian C di Desa Sumberkerang, Gending, Probolinggo, yang sempat dipublikasi oleh sejumlah media.

Ketua LSM KAMI, Suwarno, mengakui sebagai  sumber pemberitaan terkait Galian C Sumberkerang tersebut. Ia pun secara gentle menyatakan mencabut statemennya dalam berita itu.

Read More
banner 300250

“Terkait berita tambang sumber kerang tersebut, memang narasumbernya saya. Namun hanya tiga media saja yang waktu itu saya tau dan konfirmasi ke saya, selebihnya saya kurang tahu. Dan untuk mengklarifikasi hal itu saya akan mencabut berita dari media yang bersumber dari saya,” terang Suwarno dalam  sebuasebuah pertemuan di Cafe n’ Resto Angkringan Cak Alfin, Kota Probolinggo, Sabtu (15/01/2022).

Dalam klarifikasi publiknya, Suwarno selaku Ketua LSM KAMI juga menceritakan berdasarkan pengaduan masyarakat adanya kegiatan tambang. Namun setelah klarifikasi, diketahui kegiatan tambang itu untuk Proyek Nasional.

Ia pun menegaskan LSM KAMI bersepakat akan bersinergi dan mendukung segala kegiatan yang berkaitan dengan Proyek Nasional.

“Waktu itu ada pengaduan masyarakat ada kegiatan tambang di Desa Sumberkerang. Namun setelah kami konfirmasi dan klarifikasi pada pihak pemilik tambang, bahwasanya kegiatan itu diperuntukan Pembangunan Proyek Nasional. Akhirnya kami bersepakat dan bersinergi mendukung kegiatan yang diperuntukan Proyek Nasional,” papar Suwarno.

Di tempat sama, M. Holil Farizi yang merupakan pemilik lokasi lahan tambang, melalui kuasa hukumnya Fahriji, SH menjelaskan Kegiatan tambang itu untuk kebutuhan mendukung Proyek Strategis Nasional.

“Galian berupa Tanah Urug tersebut untuk mendukung suksesnya pengerjaan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (PASPRO) yang dalam pengelolahannya bekerjasama dengan CV. Empat Putra Mandiri Sejati.” Jelas pria yang akrab dipanggil Bang Fahriji ini.

Pelaksanaan Tol Paspro merupakan salah satu proyek yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dalam pelaksanaannya telah di atur oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2O2O tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2O2O Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573).

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2021 Tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional dan Peraturan PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor 109 Tahun 2O2O tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang menyebutkan perihal perijinan pada Pasal 3.

(1) Menteri/kepala lembaga, gubernur, dan bupati/walikota memberikan Perizinan dan Nonperizinan yang diperlukan dalarangka pelaksanaan Proyek Strategis Nasional sesuai dengan kewenangannya.

(2) Pemberian Perizinan sebagaimana dimaksud ” pada ayat (1) dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. (Rizal Rgs)

Related posts