LSM LIRA Advokasi Masyarakat Beraudensi Dengan Pemerintah Desa Banyuanyar Lor Gending

  • Whatsapp
banner 468x60

Probolinggo, LiraNews – Kedatangan masyarakat dan LSM Lira Kabupaten Probolinggo mendatangi kantor desa Banyuanyar Lor kecamatan Gending kabupaten Probolinggo Jawa timur.

Permasalahan yang ada di desa Banyuanyar Lor menuai kecurigaan di kalangan masyarakat, awal permasalahan dari pihak masyarakat meminta untuk di pertemukan ke pihak pemerintahan Desa Banyuanyar Lor kepada LSM LIRA, Jumat (9/10) pertemuan terjadi di aula kantor desa Banyuanyar Lor.

Read More

banner 300250

Season tanya jawab dan memaparkan keluhan masyarakat berjalan lancar yang di dampingi oleh LSM LIRA, adapun keluhan masyarkat diterima dengan pemerintah desa, tentang kepengurusan  Sertifikat Tanah milik Karim , yang belum rampung sampai 3 tahun berlalu, masalah tanah yang bersengketa dengan keluarga.

Masalah dana karang taruna yang hanya sekali menerima, Bumdes yang vakum, paud Desa, UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah ) desa, Posyandu yang kurang maksimal, penerangan jalan yang kurang maksimal.

Dari beberapa keluhan masyarakat Sekertaris Desa yang berdomisili desa Liprak kulon kecamatan Banyuanyar, namun memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk ) di Desa Banyuanyar Lor kecamatan Gending, mencoba untuk menjawab apa yang dia ketahui.

Menurut Sekertaris Desa Banyuanyar Lor Qusyairi,” Karang taruna dana transport sebesar 25 ribu sampai 50 ribu, dan itu sudah 2x sampai 3x pertahun, dan ketua Karang Taruna Edi.”

Bumdes Banyuanyar Lor, Maret 2020 sudah mengundurkan diri ( H. Amin ) Bumdes 2017 sebesar Rp15.000.000 juta, diteruskan tahun 2018 dan di tambah Rp.35.000.0000 juta, 2019 total dana Bumdes Rp.50.000.000 juta melalukan pembibitan bawang merah dan mengalami kerugian sebesar Rp 17.000.000 juta , dan di tahun 2020 sisa uang Bumdes sebesar Rp. 33.000.000 Juta. Dan sisa uang tersebut di tahun 2020 dialihkan untuk penangan Covid 19.

“Paud 2017 di Desa Banyuanyar Lor ada 3 Paud , dan pengajar yang diambil adalah guru non sertifikasi dengan honor Rp. 200.000 ribu setiap bulan dan honor di terima di kantor desa,” jelas Sekdes Qusyairi

Ahmad Rizki Fauzi sebagai  warga desa Banyuanyar Lor juga sebagai Camat LSM LIRA Gending Kabupaten Probolinggo mengatakan, kedatangannya hanya ingin meluruskan masalah antara pemerintah desa dan sebagian masyarakat desa Banyunyar Lor, yang sudah viral di masyarakat, yaitu masalah Pengurusan tanah yang tak kunjung usai dan beberapa masalah pelayanan Desa Terhadap masyarakat, yang di rasa kurang maksimal.

“Kedatangan kami bukan cari masalah tapi ingin meluruskan permasalah agar tidak berlarut larut dan menjadi gunjingan di gardu gardu desa ” jelas Rizki.

Nofal Yulianto menambahkan, “Saya sebagai Humas LSM LIRA DPD Kabupaten Probolinggo hanya mengadvokasi laporan masyarakat dari Banyuanyar lor kepada lembaga kami.”

Dan pihaknya menyampaikan kepada pemerintah desa untuk transparan terkait pelayanan publik dan anggaran-anggaran desa, serta kami berharap pemerintah desa menyelesaikan masalah-masalah yang sudah langsung di sampaikan sendiri oleh rakyatnya di acara audiensi ini.

“Jika setelah audiensi ini, kami masih menemukan masalah-masalah yang belum diselesaikan dan ada dugaan pidananya, kami pastikan akan membawa ke ranah hukum kasus tersebut,” .jelas Nofal Humas LSM Lira

Usai acara kepala desa Banyuanyar Lor, M. Yusuf mengatakan, dengan kedatang LSM LIRA dirinya sangat berterima kasih, karena dengan adanya kontrol dari lembaga.

“Semoga dengan jangka waktu 1 bulan kedepan kami pemerintah desa sudah mempersiapkan dan sudah rampung semua menyelesaikan keluhan masyarakat saya,” jelas Kepala Desa dengan nada pelan karena kondisi kesehatan yang terganggu.  LN-Anis

banner 300x250

Related posts

banner 468x60